BENINGINFO.COM , KAMPAR – Bupati Ahmad Yuzar menargetkan daerahnya menjadi Kabupaten Santri dalam beberapa waktu mendatang.
Payung hukum terkait hal itu saat ini sedang dalam proses.
“Pemerintah Kabupaten Kampar tengah menyusun Naskah Akademik Kabupaten Santri sebagai langkah awal untuk menghadirkan payung hukum yang kuat dalam mendukung proses pembinaan, pengembangan dan kemajuan pondok pesantren,” ujar Yuzar di Pondok Pesantren Gontor Putri Kampus 7 Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Jumat (21/8/2026).
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa keberadaan lebih dari 100 pondok pesantren di Kabupaten Kampar merupakan potensi besar sekaligus kekuatan utama dalam membangun dunia pendidikan dan menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
“Ini menunjukkan bahwa posisi dan peran pondok pesantren dalam dunia pendidikan di Kabupaten Kampar sangat besar. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus memberikan dukungan terhadap kemajuan dan pengembangan pondok pesantren,” lanjutnya.
Menurutnya, penyusunan Naskah Akademik Kabupaten Santri menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar untuk memberikan perhatian yang lebih terarah dan berkelanjutan terhadap pendidikan pesantren.
Dengan adanya kajian akademik tersebut, diharapkan ke depan dapat lahir kebijakan dan payung hukum yang semakin memperkuat sinergi pemerintah bersama seluruh pondok pesantren dalam mewujudkan kemajuan pendidikan di Kabupaten Kampar.
“Kita telah menyusun naskah akademik sebagai langkah menuju Kabupaten Santri. Hal ini penting agar nantinya terdapat payung hukum yang jelas dalam proses pembinaan dan pengembangan pondok pesantren di Kabupaten Kampar,” tambahnya.
Bupati juga menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia yang mandiri, unggul, mampu bersaing dan kompetitif merupakan target bersama yang harus terus diwujudkan. Oleh karena itu, keberadaan lembaga-lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren, harus terus dikembangkan agar mampu menjawab tantangan dan kebutuhan zaman.
“Pengembangan sumber daya manusia yang mandiri, berdaya saing dan kompetitif merupakan target utama kita bersama. Oleh sebab itu, lembaga-lembaga pendidikan harus terus kita kembangkan, kita perkuat dan kita tingkatkan kualitasnya,” tegas Ahmad Yuzar.
Lebih lanjut, Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar melalui perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Pendidikan dan instansi lainnya, akan terus membangun sinergi dengan Kementerian Agama serta seluruh pemangku kepentingan dalam menyempurnakan analisis dan kajian akademik tersebut.
Pernyataan tersebut mendapat sambutan meriah dari para pimpinan pondok pesantren dan seluruh peserta yang hadir. (Agus)
















