UJUNGBATU, beninginfo.com – Teriakan komando, hentakan langkah, dan denting tongkat menggema! Lapangan Kantor Camat Ujungbatu berubah jadi lautan barisan rapi saat Lomba Ketangkasan Baris Berbaris Tongkat / LKBBT resmi digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun Pramuka ke-65, Rabu (12/8/2026).
Acara yang ditunggu-tunggu ini dibuka langsung oleh Camat Ujungbatu, Bapak Sigit, tepat pukul 08.00 WIB. Dengan semangat 45, beliau melepas 5 tim terbaik se-Kecamatan Ujungbatu untuk adu kekompakan dan kedisiplinan.
5 SEKOLAH, 1 MISI: JUARA!
LKBBT tahun ini diikuti 5 SMA/SMK sederajat dengan formasi 11 orang per tim terdiri dari 10 anggota dan 1 Danton. Adu gengsi antar sekolah pun tak terhindarkan.
Inilah para pejuang barisan Ujungbatu:
1. SMAN 1 Ujungbatu
2. SMAN 2 Ujungbatu
3. SMKN 1 Ujungbatu
4. SMKN 2 Ujungbatu
5. SMK Islam Inayah
Di balik kekompakan barisan, ada sosok pembina yang tak kalah semangat. Rota Bimantara dan Meisy Salsa Bella terus memompa mental anak didiknya dari pinggir lapangan. Peluh, terik matahari, dan semangat Pramuka menyatu jadi satu.
“Anak-anak ini luar biasa. Latihan berbulan-bulan terbayar lunas di sini. LKBBT melatih bukan cuma fisik, tapi mental dan jiwa korsa,” ujar salah satu pembina.
DRAMA PENENTUAN JUARA :Setelah 2 hari penilaian ketat oleh dewan juri, akhirnya hasil diputuskan dan diumumkan pada Jumat, 14 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB di Aula LAMR/LKA Ujungbatu.
Tegak, siap, gerak! Dan inilah sang juara:
JUARA 1 : SMK ISLAM INAYAH
JUARA 2 : SMAN 1 UJUNGBATU
Sorak sorai pecah saat nama juara disebut. SMK Islam Inayah sukses mempertahankan kekompakan terbaiknya, sementara SMAN 1 Ujungbatu tampil memukau dan berhak naik podium.
PESAN CAMAT SIGIT: KALAH MENANG BIASA, YANG PENTING SPORTIF
Dalam sambutannya, Camat Sigit memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk semua peserta.
“LKBBT ini bukan hanya soal siapa paling rapi dan paling keras suaranya. Ini tentang membentuk karakter. Disiplin, tanggung jawab, kerjasama, dan cinta tanah air. Itu nilai Pramuka yang sebenarnya,” tegas Camat Sigit.
“Selamat kepada para juara. Bagi yang belum juara, jangan berkecil hati. Terus jaga semangat Pramuka. Kalah menang itu biasa, yang penting kita sudah berjuang dengan sportif dan mengharumkan nama sekolah,” lanjutnya disambut tepuk tangan.
Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dan sesi foto bersama. Semangat HUT Pramuka ke-65 tahun ini benar-benar terasa: Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.***(Ari Wibowo)

















