Rohul,beninginfo.com – Sengketa kepengurusan serikat pekerja di PT Sumatera Karya Agro (SKA) bukan lagi sekadar urusan buruh. Kini, Kepala Desa Sei Kuning, Abdul Halik, masuk dalam bidikan.Tokoh Masyarakat Desa Sei Kuning, Ansar, angkat bicara keras. Ia menuding ada potensi keberpihakan dari Kades di tengah konflik yang memanas.
“Ini peringatan terakhir. Saya minta Kades Abdul Halik berhenti jadi penonton yang pilih kubu. Bersikaplah netral. Kami warga Sei Kuning juga punya hak,” sentil Ansar saat jumpa awak media di Ujung Batu, Rabu (12/8/2026).
Ansar menegaskan, kursi Kades bukan milik kelompok atau golongan. Itu amanah seluruh warga.
“Kades Sei Kuning itu milik semua warga, bukan milik satu serikat atau satu bos perusahaan. Kalau mau jadi Kades golongan, mundur saja,” tegasnya dengan nada geram.
Ancam Aksi tuntut Copot kepala desa sei kuning,kecamatan Rambah ke bupati Rohul, Tak main-main. Ansar bersama warga sudah menyiapkan langkah. Jika terbukti Kades Abdul Halik berpihak, maka mereka akan turun jalan.
“Jika Kades terbukti tidak netral dan memihak salah satu kubu di PT SKA, kami akan bergerak. Kami akan tuntut langsung ke Bupati Rokan Hulu untuk mencopot Kades yang memecah belah warganya sendiri,” ancam Ansar.
Menurutnya, sikap tidak netral seorang Kades adalah bom waktu. Bisa memicu perpecahan, benturan, dan kisruh berkepanjangan di Desa Sei Kuning.
“Kami tidak mau desa ini jadi korban ego politik. Jangan karena jabatan, satu desa jadi terbelah,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kades Abdul Halik belum memberikan jawaban. Upaya konfirmasi terus dilakukan. Ruang hak jawab tetap kami buka seluas-luasnya.***(Ari Wibowo )

















