BENINGINFO.COM, UJUNG BATU – Ada yang beda di Masjid Syuhada, Kelurahan Ujung Batu, Jumat (6/11/2026) siang. Bukan hanya jemaah biasa. Jajaran Polsek Ujung Batu datang, duduk bareng, dan shalat Jumat berjamaah bersama sekitar 150 warga.
Inilah Program Quick Wins Kapolri, Jumat Keliling. Polisi datang ke masjid, bukan untuk razia, tapi untuk silaturahmi. Giat dimulai sekitar pukul 11.50 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Ujung Batu, Kompol Buyung Kardinal, S.H., M.H.
Hadir dalam giat tersebut tokoh masyarakat H. Indra Gunawan, Imam Masjid Syuhada Ustadz Jhon Effendi, Penceramah Ustadz H. Firman Halim, S.Ag, Pengurus Masjid H. Didin Mulyadin, para tokoh agama, dan personel Polsek Ujung Batu.
Usai shalat Jumat, Kapolsek Ujung Batu menyampaikan pesan yang menyejukkan sekaligus tegas.Pertama, ia mengucapkan terima kasih kepada jemaah dan pengurus Masjid Syuhada yang sudah menerima kehadiran Polri dengan hangat.
“Polisi hadir bukan hanya saat terjadi gangguan keamanan, tetapi hadir bersama masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kompol Buyung Kardinal.
Ia berharap masyarakat mendukung Gerakan Keagamaan Jumat Keliling, karena ini adalah program Quick Wins Kapolri untuk memakmurkan masjid dan mendekatkan Polri dengan masyarakat secara nyata.
Dalam sambutannya, Kapolsek menekankan pentingnya peran orang tua, pemuda, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja di Kecamatan Ujung Batu.
Ia mengajak seluruh jemaah untuk aktif berpartisipasi dalam memberantas narkoba, bukan hanya diam dan menonton.
“Kami butuh peran serta masyarakat. Jangan biarkan anak-anak kita rusak karena narkoba dan pergaulan yang salah,” tegasnya.
Kapolsek juga mengingatkan warga agar hati-hati dengan modus Penipuan Segitiga, yaitu penipuan dalam transaksi jual beli online yang melibatkan tiga pihak: penjual asli, pembeli, dan penipu sebagai perantara palsu.
Selain itu, ia mengajak warga untuk bersama-sama mencegah balap liar di jalan lingkar dan penggunaan knalpot brong yang meresahkan warga.
“Melalui Jumat Keliling ini, kita bangun komunikasi yang baik. Balap liar dan knalpot brong bisa kita cegah bersama-sama demi lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman,” katanya.
Kapolsek juga menghimbau agar Siskamling lingkungan dapat berjalan aktif kembali. Warga diajak untuk tetap berkeliling lingkungan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas.
Jika ada permasalahan di lingkungan, warga diminta segera menghubungi layanan kepolisian, termasuk Call Center 110. Giat selesai sekitar pukul 13.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
Kehadiran polisi di masjid ternyata disambut antusias oleh jemaah. Usai kegiatan, sejumlah warga menyampaikan rasa senang dan apresiasinya. Salah seorang jemaah Masjid Syuhada mengaku baru pertama kali melihat polisi ikut shalat Jumat dan duduk membaur bersama warga tanpa jarak.
“Senang sekali Pak. Biasanya polisi kami lihat di jalan atau di kantor. Sekarang bisa shalat bareng, ngobrol bareng. Rasanya dekat, tidak ada lagi rasa takut,” ujar salah seorang jemaah.
Warga lainnya juga mengapresiasi pesan Kapolsek soal narkoba dan balap liar yang dinilai sangat tepat dengan kondisi di lapangan.
“Pesan Pak Kapolsek itu pas. Anak-anak muda di sini memang harus dijaga. Kalau polisi rajin datang ke masjid seperti ini, kami sebagai orang tua merasa terbantu,” kata warga lainnya.
Sementara itu, salah seorang pengurus masjid berharap kegiatan Jumat Keliling ini bisa terus dilakukan secara rutin dan bergilir ke masjid-masjid lain di Kecamatan Ujung Batu.
“Jangan hanya sekali saja. Kami harap terus berlanjut. Masjid jadi ramai, warga jadi dekat dengan polisi,” ujarnya.
Bagi warga Ujung Batu, Jumat Keliling bukan sekadar program. Ini bukti bahwa polisi kini semakin dekat, semakin humanis, dan semakin hadir di tengah-tengah masyarakat.
Penulis: Ari wibowo
Editor : Redaksi


















