PEKANBARU (Beninginfo.com) — Setelah hampir sepekan Pekanbaru minim hujan, langit akhirnya kembali menurunkan hujan lebat pada Sabtu malam (29/8/2026).
Turunnya hujan disambut lega warga yang berharap kondisi udara membaik dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) segera berakhir.
Hujan dengan intensitas cukup lebat mengguyur sejumlah wilayah Kota Pekanbaru. Bagi masyarakat, hujan tersebut menjadi kabar baik di tengah kondisi kabut asap yang dalam beberapa hari terakhir mengganggu aktivitas sehari-hari.
Selain membantu membersihkan udara, warga berharap curah hujan dapat membantu membasahi lahan yang terbakar sehingga mengurangi potensi meluasnya karhutla di sejumlah wilayah Riau.
Sepekan terakhir, kabut asap juga berdampak terhadap aktivitas pendidikan di Pekanbaru. Kegiatan belajar mengajar di sejumlah jenjang, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah tingkat SLTA, ikut terdampak kondisi udara yang kurang sehat.
Andi, salah seorang warga Pekanbaru, mengaku bersyukur hujan akhirnya turun. Ia berharap hujan tersebut menjadi momentum membaiknya kondisi udara sekaligus membantu mengakhiri kebakaran hutan dan lahan di Riau.
“Alhamdulillah hujan turun. Semoga hujan ini bisa mengatasi kebakaran hutan di Riau yang sampai hari ini masih berlanjut,” ujar Andi saat ditemui ketika menunggu hujan reda.
Menurutnya, masyarakat sangat berharap kondisi segera normal agar anak-anak dapat kembali mengikuti pembelajaran secara tatap muka seperti biasa.
“Semoga asap cepat hilang dan anak-anak bisa sekolah kembali secara tatap muka,” harapnya.
Turunnya hujan malam ini pun menjadi angin segar bagi masyarakat Pekanbaru yang selama beberapa hari harus beraktivitas di tengah kepungan asap. Warga berharap hujan tidak hanya mengguyur kota, tetapi juga turun di wilayah-wilayah yang masih dilanda karhutla sehingga membantu proses pemadaman dan mencegah munculnya kembali titik api. ** (jejeng)

















