Harga Karet Petani Kuansing Tembus Rp 20 Ribu per Kg

Foto/ilustrasi petani karet.

BENINGINFO.COM , KUANSING – Harga bahan olah karet (Bokar) petani Kuantan Singingi (Kuansing) kembali menunjukkan tren positif.

Memasuki pekan keempat Agustus 2026, harga lelang Bokar sejumlah UPPB di Kuansing mengalami kenaikan tipis.

Harga tertinggi pekan ini mencapai Rp20.600 per kilogram di UPPB Sepakat.

Angka tersebut naik dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di level Rp20.500 per kilogram.

Tak hanya harga tertinggi yang bergerak naik, kabar positif lainnya adalah harga Bokar mulai merata di atas Rp20 ribu per kilogram.

Kondisi ini menjadi angin segar bagi petani yang selama ini menggantungkan penghasilan dari getah karet.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kuansing, Andriyama Putra mengatakan, pergerakan harga tersebut menunjukkan kondisi pasar Bokar di tingkat UPPB masih cukup baik.

“Alhamdulillah, harga karet minggu keempat Agustus kembali naik. Harga tertinggi sekarang Rp20.600 per kilogram, sebelumnya Rp20.500 per kilogram,” kata Andriyama, Jumat (28/8/2026).

Berdasarkan informasi harga lelang Bokar yang dihimpun Disbunnak Kuansing, UPPB Sepakat mencatat harga tertinggi Rp20.600 per kilogram.

Sementara itu, UPPB Tuah Sakato, Air Hilang, Sei Geringging, Maju Basamo dan Tabuah Indah berada di angka Rp20.275 per kilogram.

Kemudian UPPB Maju Bersama, Lestari Sako Makmur, Jaya Makmur dan Jaya Mulya masing-masing berada pada level Rp20.175 per kilogram.

“Yang menggembirakan, sekarang harga karet sudah mulai merata di atas Rp20 ribu per kilogram. Ini tentu menjadi kabar baik bagi petani karet kita,” ujarnya. (Ivo)