Atraksi Gajah Sumatera Meriahkan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kebun Binatang Kasang Kulim

Atraksi gajah Sumatera turut memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kasang Kulim Zoo.

BENINGINFO.COM , PEKANBARU – Pengelola Kasang Kulim Zoo, Kubang, Kampar membuat sesuatu hal yang unik dalam memeriahkan HUT ke81 Kemerdekaan Riau, Senin (17/8/2026).

Sebanyak dua ekor gajah Sumatera dilibatkan dalam upacara bendera yang diikuti karyawan dan warga sekitar kebun binatang tersebut.

Dua ekor gajah tersebut menjadi penggerek bendera Ddngan belalainya. Keduanya perlahan menarik tali hingga bendera Merah Putih mencapai puncak tiang.

Gajah bernama Budi, 11 tahun, dan Valenti, 8 tahun, awalnya berada di sisi barisan. Ketika pasukan pengibar bendera mulai mengambil posisi, keduanya bergerak mendekati tiang bendera bersama para mahout.

Setelah bendera dipasang pada tali, lagu Indonesia Raya berkumandang. Peserta upacara berdiri tegak memberikan penghormatan.

Di saat itulah, belalai Budi dan Valenti mulai bekerja. Atas arahan mahout, keduanya menarik tali sedikit demi sedikit.

Tarikan dilakukan berulang hingga bendera perlahan bergerak naik dan mencapai puncak tepat menjelang lagu kebangsaan berakhir.

Pemandangan tersebut berlangsung di halaman depan kebun binatang dan disaksikan masyarakat. Upacara pun terasa berbeda dari peringatan kemerdekaan pada umumnya.

Tak hanya gajah, lima ekor kuda juga turut ditempatkan di belakang barisan peserta. Salah satunya bahkan tampil lengkap dengan bendi, menambah suasana unik dalam peringatan kemerdekaan tahun ini.

Pengelola Kasang Kulim Zoo Agustina mengatakan, pelibatan gajah dalam upacara pengibaran bendera tersebut menjadi kegiatan rutin yang mereka gelar selama dua tahun terakhir.

“Sudah dua tahun berturut-turut kita melaksanakannya. Alhamdulillah, hari ini kita merayakan HUT ke-81 RI yang melibatkan gajah sebagai penggerek benderanya,” kata Agustina seusai upacara.

Ia menyebutkan, melibatkan Budi dan Valenti dalam prosesi pengibaran bendera bukan perkara sulit. Kedua gajah tersebut merupakan satwa jinak yang telah terbiasa mengikuti arahan mahout dan mendapatkan pelatihan khusus.

Bahkan, kata Agustina, persiapan untuk membuat kedua gajah tersebut mampu mengikuti prosesi pengibaran bendera hanya membutuhkan waktu sekitar satu minggu.

“Kita punya satwa yang terlatih, maka kita melaksanakan upacara seperti ini. Melatih dua gajah ini hanya membutuhkan waktu satu minggu saja,” ujarnya.

Usai upacara, suasana di Kasang Kulim Zoo kembali ramai. Masyarakat yang hadir mendapat hiburan dari satwa-satwa binaan kebun binatang tersebut.

Atraksi kuda menjadi pembuka, sebelum kemudian gajah-gajah kembali menunjukkan kemampuan mereka di hadapan pengunjung. (Hadi)