BATAM, Beninginfo.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen mempercepat pembenahan tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Langkah tersebut menjadi perhatian Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) Asmar usai menghadiri acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi di Hotel Radisson Batam, Rabu (12/8/2026).
Ajang apresiasi berskala nasional tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengukur sekaligus mengevaluasi capaian kinerja. Sejumlah indikator menjadi perhatian, mulai dari efektivitas pengelolaan sampah, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, hingga keberhasilan implementasi Program 3 Juta Rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian mengatakan, pemberian apresiasi kepada pemerintah daerah akan dilaksanakan dalam beberapa putaran. Skema tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada daerah yang belum meraih penghargaan untuk terus memperbaiki kinerja.
“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi motivasi dan pemicu bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat,” tegas Tito.
Menurutnya, perhatian pemerintah pusat ke depan akan semakin diarahkan pada persoalan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah. Pemerintah daerah juga dituntut memastikan masyarakat memperoleh hak dasar secara merata, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, air bersih, serta layanan publik lainnya.
Kejar Insentif Fiskal
Selain apresiasi, pemerintah pusat juga menyiapkan skema insentif fiskal bagi daerah yang mampu menunjukkan peningkatan kinerja secara signifikan. Dukungan tersebut diharapkan menjadi tambahan kekuatan fiskal bagi daerah untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Kepulauan Meranti Asmar menyambut positif evaluasi tersebut. Ia menilai indikator kinerja yang digunakan pemerintah pusat dapat menjadi tolok ukur bagi daerah untuk melihat sejauh mana program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dan melakukan pembenahan. Yang paling penting adalah bagaimana program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Asmar.
Asmar menyadari, kondisi geografis Meranti sebagai daerah kepulauan membutuhkan strategi pembangunan yang lebih spesifik serta kolaborasi lintas sektor. Pembenahan, kata dia, tidak hanya menyangkut pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perlindungan lingkungan.
“Kita akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi. Apa yang menjadi perhatian pemerintah pusat akan kita tindak lanjuti sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Meranti,” katanya.
Asmar juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Meranti untuk mempelajari dan menjadikan keberhasilan daerah lain sebagai referensi dalam menciptakan inovasi pelayanan publik.
Ia mengakui Meranti masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk dapat sejajar dengan daerah-daerah penerima penghargaan.
“Bagi daerah yang sudah mendapatkan penghargaan, tentu harus terus meningkatkan kinerjanya. Sementara bagi yang belum, termasuk kita, harus menjadikan ini sebagai pemicu untuk berbenah dan bekerja lebih baik,” tandas Asmar. ***

















