BENINGINFO.COM, Pekanbaru – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Pekanbaru menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 di Sultan Ballroom, Mutiara Merdeka Hotel Pekanbaru, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, sosialisasi, serta membangun sinergi antara KORMI dengan berbagai Induk Organisasi Olahraga (INORGA) dan instansi terkait dalam mengembangkan serta melestarikan olahraga masyarakat di Kota Pekanbaru.
Pembukaan Raker dihadiri Wakil Wali Kota Pekanbaru H Markarius Anwar, Ketua DPRD Kota Pekanbaru sekaligus Ketua KORMI Kota Pekanbaru H Muhammad Isa Lahamid, perwakilan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Pekanbaru, pengurus INORGA, serta jajaran pengurus KORMI Kota Pekanbaru.
Ketua KORMI Kota Pekanbaru H Muhammad Isa Lahamid melalui Ketua Panitia Raker KORMI 2026, Novatakari Lahamid, mengatakan kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri dari pengurus KORMI dan perwakilan INORGA se-Kota Pekanbaru.
Menurut Novatakari, salah satu tujuan utama pelaksanaan Raker adalah menyosialisasikan hasil rapat kerja sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh INORGA serta instansi terkait.
“Melalui Raker ini, kita ingin membangun sinergi dengan INORGA dan instansi terkait. Kita juga ingin saling berbagi informasi, memberikan masukan, serta mendiskusikan langkah terbaik untuk kemajuan KORMI Kota Pekanbaru ke depan,” ujar Novatakari kepada Beninginfo.com.
Ia menjelaskan, masih terdapat sejumlah INORGA olahraga masyarakat di Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru, yang belum terkoordinasi atau belum terakomodasi secara optimal dalam wadah KORMI.
Menurutnya, kondisi tersebut bukan semata-mata karena organisasi tidak dapat bergabung, melainkan kemungkinan masih terbatasnya informasi mengenai mekanisme koordinasi dan penyusunan kepengurusan.
Selain itu, sejumlah INORGA telah melaksanakan berbagai kegiatan olahraga masyarakat. Namun, aktivitas tersebut dinilai belum seluruhnya terdokumentasi dan terdata secara baik.
“Melalui forum ini, kita berharap seluruh INORGA dapat saling memberikan informasi dan masukan. Kegiatan yang selama ini sudah dilaksanakan juga perlu direkap dengan baik agar perkembangan olahraga masyarakat di Pekanbaru bisa terkoordinasi,” jelasnya.
Terkait dukungan pemerintah daerah, Novatakari menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Pekanbaru terhadap kegiatan KORMI. Ia juga mengapresiasi dukungan Ketua DPRD Kota Pekanbaru H. Muhammad Isa Lahamid selaku Ketua KORMI, baik dalam bentuk dukungan moril, materil, maupun pemikiran untuk pengembangan organisasi.
Dorong Generasi Muda Kenali Olahraga Tradisional
Dalam kesempatan tersebut, Novatakari juga menyoroti semakin berkurangnya pengenalan olahraga tradisional di kalangan generasi muda, khususnya Generasi Z.
Ia menilai sejumlah permainan tradisional yang dahulu menjadi bagian dari aktivitas masyarakat, seperti sepeda ontel, gasing, dan patok lele, kini semakin jarang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Padahal, menurutnya, olahraga tradisional tersebut tidak hanya menjadi bagian dari warisan budaya, tetapi juga dapat menjadi sarana aktivitas fisik dan kebugaran masyarakat dengan biaya yang relatif terjangkau.
Salah satu tantangan yang dihadapi adalah semakin terbatasnya ruang terbuka untuk aktivitas permainan tradisional. Lahan yang dahulu digunakan sebagai tempat bermain kini banyak berubah fungsi menjadi kawasan pertokoan dan bangunan usaha.
“Kalau dahulu masih banyak lapangan dan ruang terbuka untuk bermain, sekarang sebagian sudah berubah menjadi ruko dan toko. Akibatnya, anak-anak tidak lagi memiliki banyak tempat untuk mengenal dan memainkan olahraga tradisional,” ungkapnya.
Karena itu, Novatakari berharap Pemerintah Kota Pekanbaru bersama KORMI dapat memberikan perhatian terhadap upaya pelestarian dan pengembangan kembali olahraga tradisional melalui penyediaan ruang kegiatan serta dukungan terhadap komunitas olahraga masyarakat.
“Kita berharap olahraga tradisional ini bisa diangkat kembali dan diperkenalkan kepada generasi muda. Ini merupakan olahraga masyarakat yang murah, meriah, dan bisa dinikmati bersama. Selain menyehatkan, juga menjadi bagian dari upaya menjaga budaya serta mempererat kebersamaan masyarakat,” tegas Novatakari.
Melalui Raker KORMI Kota Pekanbaru Tahun 2026, diharapkan koordinasi antarlembaga dan INORGA semakin kuat, pendataan kegiatan olahraga masyarakat semakin tertata, serta semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam aktivitas olahraga rekreasi, kebugaran, dan olahraga tradisional.
Penulis ; Jondri Agus
Editor : Syamsurizal


















