Penataan U-turn Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Diproyeksikan Urai Kemacetan

Pelebaran Jln Tuanku Tambusai Ujung, Pekanbaru terus digesa. Beninginfo.com/Syamsurizal

BENINGINFO.COM , PEKANBARU – Progres proyek pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Ujung, Kota Pekanbaru sudah mencapai 42,6 persen.

Ditargetkan akhir tahun proyek penataan U-turn di kawasan itu sudah rampung sehingga diharapkan dapat mengurai kemacetan.

“Kami mohon masyarakat bersabar dan biarkan kami terus bekerja. InsyaAllah pada 1 Januari 2027 sudah ada perubahan lalu lintas di kawasan tersebut dan hasil penataan bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Plt Kabid Bina Marga Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Khairul Rizal, Kamis (29/10/2026).

Dinas PUPR-PKPP menata empat titik putar balik atau U-turn di kawasan Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru.

Langkah tersebut untuk mengurai penumpukan kendaraan yang dikeluhkan warga pada jam sibuk sore hari.

Kemacetan biasanya mulai dari persimpangan Mal Living World, Mall Ska, hingga U-turn RS Hermina, lalu mengarah ke Tugu Songket di kawasan Jalan Tuanku Tambusai.

Proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Riau 2026 memiliki nilai kontrak sebesar Rp36,87 miliar dengan masa pelaksanaan selama 121 hari.

Pekerjaan fisik mencakup dua lokasi utama, yaitu koridor Jalan HR Soebrantas Panam dan kawasan Simpang SKA.

Khairul Rizal membantah kekhawatiran masyarakat yang menilai pengerjaan penataan U-turn di depan RS Hermina justru membuat badan jalan semakin sempit.

Pihaknya memastikan proyek penataan ini dirancang untuk memperlebar kapasitas lajur guna menampung volume kendaraan.

“Kami tidak memperkecil geometri jalan. Justru kami menambah lebar jalan, jadi setelah pekerjaan selesai, kapasitas jalan akan lebih besar,” jelas Khairul Rizal.

Ia merincikan, lebar jalan di depan RS Hermina yang semula hanya sekitar 7,2 meter akan diperlebar menjadi total 17 meter pada bagian titik pengerjaan.

Alokasi lebar jalan tersebut dibagi sebesar 10 meter untuk arus kendaraan lurus dan 7 meter khusus jalur putar balik.

“Tujuan utamanya bagaimana kami mengurai kemacetan, termasuk menghilangkan kemacetan di bawah flyover SKA. Kami mohon masyarakat bersabar karena pekerjaan ini masih berproses,” katanya.

Adapun empat titik U-turn yang sedang ditata berada di depan Daikin dan Lotte Mart di Jalan Soekarno-Hatta, serta depan RS Hermina dan Masjid RJ di Jalan Tuanku Tambusai.

Selain itu, pengerjaan proyek juga mencakup perbaikan geometri tikungan di kawasan Mal Living World. (*)

Penulis: Syamsurizal

Editor: Ihsanul