ROKAN HULU,Beninginfo.com – Di sebuah gubuk sederhana di Ujung Batu, masih ada posko kecil yang lampunya tak pernah padam. Di sanalah, air mata rakyat kecil ditampung, keluh kesah orang teraniaya didengarkan.
Itulah LBH Rokan Darussalam (RODAS). Dan hari ini, dari gubuk sederhana itu, terdengar sumpah yang menggetarkan: KAMI AKAN TERUS BERJUANG DEMI MASYARAKAT ROHUL, SAMPAI TITIK DARAH PENGHABISAN!
Ketua LBH RODAS, Indra Ramos, S.H.I., berkata dengan mata berkaca-kaca. Ia teringat betapa banyaknya orang kecil yang datang kepadanya dengan tangan gemetar, hanya membawa selembar surat panggilan dan harapan yang hampir putus.
“Bagaimana kami bisa berhenti berjuang? Bagaimana kami bisa tidur nyenyak, jika di luar sana masih ada seorang ibu yang menangis karena tanah warisannya hendak dirampas? Masih ada seorang bapak yang bingung karena anaknya dikriminalisasi? Masih ada rakyat kecil yang ditakuti dengan pasal-pasal hanya karena dia miskin dan tidak punya kuasa?” ujar Indra Ramos dengan suara bergetar. Kamis (16/10/2026).
“Selama air mata itu masih ada, selama jeritan itu masih terdengar, maka LBH RODAS tidak akan pernah berhenti. Kami ada bukan karena kami hebat, kami ada karena rakyat Rohul butuh tempat untuk bersandar,” lanjutnya.
Perjuangan ini diakui Ramos tidak mudah. Banyak tekanan, banyak yang mencoba membungkam, banyak yang menawarkan godaan agar LBH RODAS diam dan menjadi penjilat.
“Tapi demi Allah, kami tidak akan pernah mundur selangkah pun! Kami sudah bersumpah di atas nama keadilan. Biarkan kami dimusuhi penguasa dzalim, asal kami dicintai rakyat kecil. Itu lebih dari cukup,” tegasnya.
Ia pun membuka pintu selebar-lebarnya untuk seluruh masyarakat Rokan Hulu.
“Untuk Ayahanda, Ibunda, adik-adikku dari Pasir Pengaraian, Ujung Batu, Rambah, Tambusai, Kepenuhan, Kunto Darussalam, hingga ujung Bonai, dengarkan ini: Kalian tidak sendiri! Jangan takut, jangan bungkam, jangan merasa kecil.”
“Datanglah ke LBH RODAS. Cukup bawa kebenaran. Pintu kami terbuka 24 jam untuk kalian. Karena bagi kami, membela satu orang miskin yang teraniaya, jauh lebih mulia daripada membela seribu orang berkuasa yang zalim,” pungkasnya sambil mengepalkan tangan.
ROKAN HULU ADALAH RUMAH KITA. DAN SELAMA RUMAH INI MASIH ADA YANG TERLUKA, LBH RODAS AKAN TETAP MENJADI OBATNYA.
LBH RODAS – Kami Ada Karena Rakyat Menangis, Kami Berjuang Sampai Rakyat Tersenyum!
Penulis : Ari Wibowo


















