ROHUL,Beninginfo.com – Jika biasanya Lembaga Bantuan Hukum identik dengan pasal-pasal yang kaku, tumpukan berkas perkara, dan ruang sidang yang tegang, berbeda dengan apa yang dilakukan LBH Rokan Darussalam (RODAS).
Di tangan LBH RODAS, edukasi hukum dikemas menjadi gerakan pemberdayaan anak muda yang antusias, kreatif, dan membumi.
Tidak hanya mengajarkan tentang pengetahuan hukum dan pasal-pasal perundang-undangan, LBH RODAS juga membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda untuk menggali bakat lain yang bernilai ekonomi tinggi dan punya masa depan.
Seperti racik-meracik kopi kekinian dengan cita rasa barista profesional, membuat Teh Talua Malimpah khas Sumatera Barat yang legendaris dengan buih tebal yang menggugah selera, hingga skill-skill kreatif lainnya seperti public speaking, literasi digital, dan kewirausahaan. Semua diajarkan secara langsung, praktek nyata, dan penuh kekeluargaan.
Beruntunglah dua anak muda Rokan Hulu, Radit dan Robby. Keduanya menjadi batch pertama yang mendapat kesempatan emas untuk menimba ilmu secara cuma-cuma, bahkan seluruh biaya pembelajaran, bahan praktek, dan akomodasi ditanggung penuh oleh LBH RODAS sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Di LBH RODAS kita tidak hanya mencetak anak muda yang melek hukum, tapi anak muda yang mandiri dan punya skill untuk hidup. Hukum itu penting untuk melindungi diri dari ketidakadilan, tapi skill seperti meracik kopi dan teh talua itu penting untuk menghidupi diri dan keluarga. Kita ingin anak muda Rohul punya keduanya, cerdas otaknya, terampil tangannya,” ujar Indra Ramos, Ketua LBH RODAS, Jum’at (16/10/2026).
Di sela-sela harumnya aroma kopi yang baru diseduh, Radit dan Robby tetap mendapat materi inti tentang pemahaman dasar hukum, hak-hak sebagai warga negara, bahaya narkoba dan judi online, hingga bagaimana bersikap kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh persoalan hukum di lingkungannya dan di media sosial.
Bagi LBH RODAS, inilah bentuk nyata pengabdian yang sesungguhnya. Hukum tidak harus selalu hadir di atas mimbar yang tinggi, tapi bisa hadir di atas meja kopi, di dalam gelas teh talua yang hangat, dan di tengah tawa riang anak muda yang sedang berjuang meraih masa depan.
Melalui program ini, Indra Ramos menitipkan pesan mendalam untuk seluruh anak muda di Rokan Hulu:
Untuk adik-adikku anak muda Rokan Hulu, jangan pernah malu untuk belajar. Jangan habiskan masa mudamu hanya untuk nongkrong tanpa tujuan, main game sampai lupa waktu, atau terjerumus ke hal-hal negatif seperti narkoba dan judi online yang menghancurkan masa depan.
“Datanglah ke LBH RODAS. Pintu kami selalu terbuka. Kami akan ajarkan kalian bagaimana memahami hukum agar kalian tidak mudah dibodohi, dan kami akan ajarkan kalian skill agar kalian bisa mandiri dan membuka lapangan kerja sendiri. Jadilah generasi yang melek hukum, kreatif, dan bermartabat.”
“Ingat, secangkir kopi yang kalian racik hari ini, bisa menjadi penghasilan untuk keluarga kalian besok. Seteguk Teh Talua Malimpah yang kalian buat, bisa menjadi awal dari usaha besar kalian. Masa depan Rokan Hulu ada di tangan kalian,” pungkasnya.
Program ini pun menjadi bukti nyata bahwa LBH RODAS tidak hanya hadir saat ada sengketa hukum, tapi tetap konsisten berada di garda terdepan dalam membina dan memberdayakan generasi muda Rokan Hulu agar tidak hanya cerdas secara hukum, tapi juga terampil, kreatif, dan berdaya saing tinggi di era modern.
Penulis : Ari Wibowo


















