Kepala BPBD Riau: Tinggal Tujuh Titik Api di Empat Kabupaten

Tim gabungan memadamkan karhutla di Riau.

BENINGINFO.COM , PEKANBARU – Jumlah titik api karhutla di Provinsi Riau tinggal tujuh dari sebelumnya mencapai 306 hotspot, Senin (24/8/2025).

Hal itu disampaikan Kepala BPBD Riau M Edy Afrizal saat Presiden Prabowo berkunjung ke Riau dalam agenda penanganan karhutla di wilayah Sumatera.

“Saat ini yang masih cukup besar titik apinya yaitu berada di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Kampar itu di Rimbo Panjang,” ujar Edy.

Adapun tujuh titik api tersebut tersebar di empat kabupaten. Yakni satu titik api di Pelalawan, dua titik api di Indragiri Hilir, dua titik api di Indragiri Hulu, dan dua di Kampar.

Dalam rapat bersama presiden, ia menyampaikan bahwa untuk kondisi karhutla di Provinsi Riau, memang terjadi peningkatan tahun 2026 dibandingkan 2025 lalu.

Edy mengungkapkan, terjadinya peningkatan hotspot di Riau tahun ini dipicu fenomena Elnino yang sangat kuat melanda Riau.

“Memang terjadi peningkatan (hotspot) 2026 dibandingkan tahun 2025 lalu. Hal ini dipicu oleh fenomena Elnino,” katanya di Posko Aju Provinsi Riau.

Edy melanjutkan untuk luas terbakar dari Januari-Agustus berjumlah 16.277,50 Hektar, adapun titik hotspot total dari Januari sampai Agustus sebanyak 10.514 titik, kemudian yang sudah menjadi terbakar sebesar 521 titik.

“Alhamdulillah sudah kita padamkan, sehingga yang tinggal tujuh titik yang tadi kami sampaikan sebelumnya. Lebih kurang 900 hektare yang terbakar saat ini, terbagi di 4 kabupaten,” tuturnya. (Hadi)