BENINGINFO.COM , PEKANBARU – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Riau sudah memasuki hari ke-21 dengan misi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
OMC penyemaian garam di awan cumulonimbus tersebut menggunakan pesawat Cessna. Hasilnya, sejumlah daerah yang mengalami kekeringan akibat el nino berhasil diguyur hujan.
Hingga saat ini sebanyak 26.000 kilogram NaCl (natrium klorida) atau garam sudah disemai di awan langit Riau.
“OMC di Riau sudah memasuki hari ke-21. Sejumlah daerah yang dilanda kekeringan sudah diguyur hujan,” kata Kepala BPBD dan Damkar Provinsi Riau Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan, Jim Gafur, Kamis (20/8/2026).
Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Riau, kemarin dilaksanakan sebanyak 26 sorti penyemaian garam. Hasilnya, hujan buatan turun membasai sejumlah daerah.
Seperti Pelalawan, Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir, Kuantan Singingi. OMC juga terus diupayakan agar kekeringan yang menyebabkan terjadinya karhutla dapat diminimalisir, terutama di kawasan gambut.
“OMC tidak dapat dilakukan serta merta, tergantung kondisi awan. Tapi hujan buatan terus diupayakan tak hanya bertujuan memadamkan karhutla, juga membasahi lahan agar kawasan yang mudah terbakar bisa diminimalisir,” ungkap Jim.
Upaya penanggulangan karhutla dimaksimalkan menggunakan helikopter. Total dari enam heli yang stanby di Riau, satu di antaranya untuk kebutuhan patroli, sisanya untuk water bombing. (Hadi)
















