KKN Mahasiswa Teknik Mesin Dorong Penguatan Budaya K3 di Lingkungan Kerja

Foto. Candra Sapta bersama dengan peserta pelatihan

PEKANBARU, Beninginfo.com — Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi, Chandra Sapta, melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelas Karyawan 2026 di lingkungan PT Arpindo Multi Utama, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau.

Mengusung tema “Desa Sehat dan Edukatif”, kegiatan berlangsung selama sekitar 45 hari, mulai 6 Juli hingga 19 Agustus 2026. Program tersebut diarahkan pada peningkatan pemahaman keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta penerapan pola hidup sehat di lingkungan kerja.

Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi K3 bagi karyawan, termasuk pemahaman mengenai penggunaan alat pelindung diri (APD) dan penerapan prosedur kerja yang aman.

Selain itu, Chandra memberikan sosialisasi mengenai pola hidup sehat yang mencakup pemenuhan gizi, pengaturan waktu istirahat, serta penerapan prinsip ergonomi selama bekerja.

Untuk mendukung keberlanjutan program, sejumlah media edukasi berupa poster mengenai K3 dan pola hidup sehat dipasang di beberapa titik di area kerja. Kegiatan juga dilengkapi pendampingan literasi teknis terkait pemahaman Standard Operating Procedure (SOP) peralatan dan mesin.

“Program ini kami rancang agar relevan dengan bidang keilmuan Teknik Mesin, sekaligus menjawab kebutuhan nyata di lingkungan kerja tempat saya berada. Harapannya, kesadaran karyawan terhadap keselamatan kerja dan pola hidup sehat bisa terus meningkat,” ujar Chandra.

Manajemen PT Arpindo Multi Utama menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Pihak perusahaan berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja.

Program KKN Kelas Karyawan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas PGRI Banyuwangi. Pada 2026, program tersebut mengusung tema besar “Berkarya untuk Desa, Berdampak untuk Bangsa.”

Melalui skema KKN Kelas Karyawan, mahasiswa yang telah bekerja tetap memperoleh kesempatan melaksanakan pengabdian secara mandiri di lingkungan masing-masing dengan tetap memenuhi ketentuan akademik yang ditetapkan perguruan tinggi.