Rohul,beninginfo.com –Ruang sidang bukan tempat emosi. Ruang sidang adalah tempat akal, data, dan argumen bertarung. Dan itu dibuktikan langsung oleh Ketua LBH Rodas saat mengikuti jalannya persidangan. Jumat (3/7/2026).
Di tengah suasana sidang yang kadang panas, sikap tenang, lugas, dan terukur dari Ketua LBH Rodas justru mencuri perhatian. Tidak terpancing provokasi. Tidak meninggikan suara tanpa isi. Tapi setiap kata yang keluar, tajam dan berbobot hukum.
Tenang Bukan Berarti Lemah, Banyak yang mengira “tenang” itu pasif. Padahal tidak. Tenang adalah bentuk kendali. Tenang adalah senjata seorang advokat untuk berpikir jernih di tengah tekanan.
“Kami datang ke pengadilan bukan untuk cari ribut. Kami datang untuk mencari keadilan. Dan keadilan hanya bisa diraih dengan kepala dingin dan hati yang kuat,” ujar Ketua LBH Rodas di sela persidangan.
Sikap ini bukan hanya menjaga marwah advokat. Tapi juga menjaga marwah lembaga peradilan itu sendiri.
Apresiasi untuk Integritas Profesi, Langkah Ketua LBH Rodas ini patut diapresiasi. Di era media sosial yang semua orang gampang terpancing, masih ada penegak hukum yang memilih jalur elegan: berdebat dengan pasal, bukan dengan emosi.
Menjaga Etika Persidangan, Tidak memotong hakim, tidak menyerang pribadi, fokus pada pokok perkara.Menjadi Contoh, Memberi contoh kepada advokat muda bahwa wibawa itu lahir dari cara kita bersikap.Meningkatkan Kepercayaan Publik, Ketika masyarakat lihat advokatnya tenang dan profesional, kepercayaan terhadap proses hukum akan naik.
LBH Rodas: Bela Rakyat Dengan Kepala Tegak, Sebagai lembaga bantuan hukum, LBH Rodas memang sudah dikenal vokal membela kaum tertindas. Tapi vokal tidak sama dengan berisik. Vokal artinya bersuara lantang lewat argumen dan bukti.
Dan sikap tenang Ketua LBH Rodas di persidangan adalah bukti nyata. Bahwa membela rakyat bisa dilakukan dengan cara yang bermartabat.
Mudah-mudahan ini jadi standar baru. Bahwa ruang sidang adalah ruang terhormat. Dan setiap orang yang masuk ke dalamnya, wajib menjaga kehormatan itu.
Untuk Ketua LBH Rodas, hormat kami.Tenangmu di persidangan, adalah kekuatan terbesar dalam memperjuangkan keadilan.***(Ari Wibowo )





















