Terobos Jalan Berlumpur karena Polisi Cinta Petani, Kapolsek Rambah Samo Ipda Sarlose Mesra: “Kalau Rakyat di Ladang, Polri Harus Ada di Ladang”

Rokan Hulu,beninginfo.com  – Kadang bukti cinta itu nggak butuh kata-kata manis. Cukup lihat jejak ban motor trail di kubangan dan sepasang boots kuning yang berlumur tanah.

 

 

Rabu, 17 Juni 2026. Pagi itu Polsek Rambah Samo nggak patroli di aspal mulus. Mereka memilih jalur lain: jalur perjuangan. Dipimpin langsung Kapolsek Ipda Sarlose Mesra, S.H., personel menembus jalan rusak, menanjak, berlumpur, menuju satu titik – Desa Marga Mulya, Kec. Rambah Samo, Kab. Rokan Hulu.

 

 

Tujuan? Mengawal langsung penanaman jagung. Aksi nyata dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Presiden RI Bapak Prabowo Subianto.

 

 

 

Perjuangan Dimulai dari Roda

Foto nggak bisa bohong. Motor trail Polsek meliuk menghantam lubang. Lumpur nyiprat ke seragam. Tapi nggak ada yang menoleh ke belakang. Karena di depan sana, petani Desa Marga Mulya udah nunggu.

 

 

Setiba di ladang, Kapolsek nggak langsung duduk manis. Ipda Sarlose Mesra copot helm, gulung lengan baju, ambil cangkul. Ia berdiri sejajar dengan warga. Bercanda, ngasih semangat, dan sama-sama membalik tanah. Dari Kapolsek jadi “Pak Kapolsek Petani” hari itu.

 

 

“Polri itu milik rakyat. Kalau rakyatnya di ladang, kami harus ada di ladang juga. Jalan rusak, lumpur, jauh, itu bukan halangan. Itu jalan pulang kami ke hati masyarakat. Ini bentuk cinta kami ke petani dan ke masa depan pangan desa,” ucapnya sambil mengusap keringat, di tengah rimbunnya tanaman jagung muda.

 

 

Kalimat itu ngena. Karena yang datang bukan cuma aparat. Yang datang adalah saudara yang peduli.

 

 

 

Dari Ngamanin Kamtibmas, Kini Ngamanin Perut Warga.

Dulu orang kenal Polsek Rambah Samo karena sigap jaga keamanan. Sekarang warga juga kenal mereka karena rajin turun ke sawah. Dari mengamankan desa dari gangguan, kini mereka mengamankan lumbung pangan desa dari gagal panen.

 

 

 

Aksi ini bukan seremoni. Ini komitmen. Komitmen bahwa Polri hadir bukan cuma saat ada laporan. Tapi hadir juga saat benih ditanam, saat hujan mengguyur, saat panen tiba.