PT Cakra Duta Hewani Angsur Pengembalian Kerugian Negara, Kejari Rohul Terus Proses Penyelidikan Dugaan Korupsi Bimtek Ketapang 2025

Foto: Komisaris PT Cakra Duta Hewani Yuhendra Prayoga (jangkarnews.com)

Pasir Pangaraian, beninginfo.com ||, Kasus dugaan korupsi dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketahanan Pangan (Ketapang) untuk pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Kepala Desa (Kades) yang merugikan negara sekitar Rp600 Juta, ternyata pihak vendor atau pelaksana kegiatan yakni PT Cakra Duta Hewani telah mengangsur membayar kerugian negara yang saat ni sekitar Rp400 juta.

Kasus dugaan korupsi tersebut ditangan Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul), dan saat ini masih proses penyelidikan di bidang Pidana Khusus (Pidsus).

Kamis 30/4/26), Keterangan Kasi Intel Kejari Rohul Vegi Fernandes, SH, MH kepada beninginfo.com bahwa kasus dugaan korupsi tersebut sesuai dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat Daerah Rohul ada kerugian negara dan sudah ada pengembalian bertahan dari pihak pelaksana kegiatan atau vendornya.

“Kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan, dan saat ini pihak vendor sudah ada mengembalikan kerugian negara secara berangsur ke inspektorat daerah Rohul” terang Kasi Intel Vegi.

Sementara itu, pihak pelaksana kegiatan atau vendor PT Cakra Duta Hewani yakni Yuhendra Prayoga menjabat sebagai Komisaris saat ini, dan ia merupakan Direktur saat pelaksanaan kegiatan tersebut mengatakan bahwa pihaknya sudah ada mengembalikan uang ke Inspektorat seperti hasil LHP.

“Kita sudah ada pengembalian uang ke Inspektorat, tapi saya lupa berapa jumlahnya karena yang mengembalikan ke inspektorat anggota saya bang,” ujar Yuhendra Prayoga yang akrab disapa Yoga.

Selain itu ia menceritakan terkait Bimtek Ketapang yang dilaksanakannya tersebut dan ada yang sudah berhasil ada juga yang gagal, untuk tingkat persentase keberhasilan dan persentase kegagalan, iya mengaku tidak begitu mengetahuinya.

“Mengenai persentase keberhasilan dan kegagalan kurang tau bang, yang jelas hasil Bimtek kita ada yang berhasil dibandingkan tahun-tahun lalu,” terang Yoga.***(vila)