PEKANBARU, Beninginfo.com – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) bekerja sama dengan Green Women Indonesia (GWI) menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dengan menyasar kalangan dunia pendidikan di Kota Pekanbaru, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Aryaduta Pekanbaru tersebut secara resmi dibuka oleh anggota DPR RI sekaligus anggota MPR RI, Iyeth Bustami. Sebanyak 300 peserta yang terdiri atas guru, tenaga kependidikan, dan siswa mengikuti kegiatan tersebut.
Ketua GWI Pusat, Nurfaiza, mengatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, guru dan tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan semangat cinta tanah air kepada generasi muda.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, para guru dan tenaga kependidikan dapat menjadi garda terdepan dalam menyampaikan nilai-nilai kebangsaan kepada siswa. Dengan demikian, pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan semakin kuat,” ujar Nurfaiza kepada Beninginfo.com.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari MPR RI dan DPR RI. GWI berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam proses pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Iyeth Bustami menjelaskan bahwa penyampaian materi Empat Pilar Kebangsaan merupakan bagian dari tugasnya sebagai anggota DPR RI yang juga bertugas menyosialisasikan nilai-nilai kebangsaan melalui MPR RI.
Menurut Iyeth, kalangan pendidik menjadi sasaran penting dalam kegiatan tersebut karena mereka berperan dalam meneruskan pemahaman kebangsaan kepada peserta didik di sekolah masing-masing.
“Materi Empat Pilar Kebangsaan ini penting disampaikan kepada anak-anak kita. Para guru dan tenaga kependidikan diharapkan dapat meneruskan pemahaman tersebut kepada peserta didik di sekolah,” kata Iyeth.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan pemahaman ideologi bangsa di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Menurutnya, kemajuan teknologi membawa berbagai pengaruh terhadap kehidupan generasi muda sehingga pendidikan nilai-nilai kebangsaan perlu terus diperkuat.
Iyeth menambahkan, sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan di dalam ruangan, tetapi juga melalui kegiatan yang menyasar sekolah-sekolah.
Adapun Empat Pilar Kebangsaan yang menjadi materi sosialisasi meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pendidik dapat semakin memahami dan menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam proses pembelajaran, sekaligus menumbuhkan semangat persatuan, toleransi, dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.
Penulis: Jondri A.
Editor: Syamsurizal


















