BENINGINFO.COM , PEKANBARU – Berdasarkan hasil kesepakatan tim Disbun Provinsi Riau, harga kelapa sawit mitra plasma kembali naik untuk periode 28 Oktober–3 November 2026.
Kepala Dinas Perkebunan Riau, Supriadi mengatakan, berdasarkan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh tim kenaikan harga tertinggi berada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp 40,45/kg atau mencapai 1,08% dari harga periode lalu.
“Sehingga, harga pembelian TBS petani periode satu pekan ke depan naik menjadi Rp 3.785,87/Kg,” ujarnya, Selasa (27/10/2026).
Dengan harga cangkang sebesar Rp 14,73/Kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 93,69%, harga penjualan CPO pekan ini naik sebesar Rp 116,36 dan kernel naik sebesar Rp 339,06 dari pekan lalu.
Ada beberapa PKS tidak melakukan penjualan. Berdasarkan Permentan Nomor 13 tahun 2024 Pasal 16 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN.
Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp 15.130,75 dan harga kernel KPBN periode ini sebesar Rp 12.875,00.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami kenaikan. Kenaikan harga pekan ini lebih disebabkan faktor naiknya harga CPO dan kernel,” jelasnya. (Hadi)


















