Ujung Batu Diselimuti Kabut Asap Pekat, Warga Resah Akibat Sesak Nafas, Dan Memohon Pemerintah Segera Bertindak 

Doc : Suasana langit ujung batu saat di selimuti kabut asap di malam hari, Minggu (18/10/2026)

UJUNG BATU,Beninginfo.com – Pemandangan pagi di Kota Ujung Batu, Rokan Hulu hari ini tidak lagi indah. Langit biru hilang, digantikan oleh selimut tebal berwarna keputihan yang menyengat.

Sudah beberapa hari terakhir, kabut asap tebal menyelimuti seluruh penjuru Kecamatan Ujung Batu. Jarak pandang terbatas, mata perih, tenggorokan gatal, dan bau asap menyengat masuk hingga ke dalam rumah-rumah warga.

Warga mulai resah. Aktivitas terganggu. Anak-anak sekolah terpaksa memakai masker, bahkan banyak yang mengeluh sesak nafas.

“Jujur kami sudah sangat resah Bang. Di luar itu asapnya tebal sekali. Kalau pagi-pagi mau buka kedai, mata sudah perih duluan. Anak saya batuk-batuk terus. Ini sudah tidak sehat lagi,” keluh seorang ibu rumah tangga di Pasar Ujung Batu.

Keresahan yang sama dirasakan oleh Habib, warga Ujung Batu.Dengan suara lirih namun penuh harapan, ia mewakili jeritan ribuan warga Ujung Batu lainnya.

“Saya memohon, betul-betul memohon kepada pemerintah, kepada Bapak Bupati Rokan Hulu, kepada BPBD, kepada DLH, tolong segera bertindak. Kasihan kami di sini. Kami hirup asap setiap hari. Kami butuh kepastian, ini asap dari mana dan kapan berakhirnya,” ujar Habib dengan nada cemas. Senin, (19/10/2026)

Habib menambahkan, warga tidak butuh janji, warga butuh tindakan nyata di lapangan.

“Kami mohon segera turunkan tim, cek sumber asapnya, bagikan masker gratis untuk warga, siagakan puskesmas untuk warga yang ISPA. Jangan tunggu sampai jatuh korban baru bertindak. Kami di Ujung Batu ini sudah seperti di dalam kepungan asap,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, selimut kabut asap masih terlihat pekat menggantung di atas Kota Ujung Batu. Warga berharap pemerintah Kabupaten Rokan Hulu tidak tutup mata dan segera memberikan solusi cepat dan tepat.

 

Penulis : Ari Wibowo