JAKARTA,Beninginfo.com – Perang total terhadap narkoba benar-benar digelorakan Mabes Polri. Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan misi besarnya untuk membersihkan Indonesia dari peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang yang kian masif dan merusak generasi bangsa.Penegasan keras itu disampaikan langsung Kapolri di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
“Indonesia sampai saat ini masih dalam status darurat narkoba. Saya ingin membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba yang sekarang semakin masif,” tegas Jenderal Suyudi Ario Seto di hadapan awak media.
Pernyataan tegas Kapolri tersebut bukan sekadar retorika. Mabes Polri langsung meningkatkan operasi penindakan di seluruh Indonesia dengan pola yang lebih tegas, masif, dan terukur.
Hasilnya langsung terlihat di Bumi Lancang Kuning. Berdasarkan data resmi kepolisian, Polda Riau dan jajaran bergerak cepat dan berhasil meringkus sebanyak 68 orang yang terlibat dalam peredaran narkoba.
Puluhan orang tersebut ditangkap di berbagai wilayah di Riau, mulai dari Kota Pekanbaru, Dumai, Rokan Hulu, hingga jalur perbatasan yang selama ini diduga menjadi pintu masuk narkoba dari luar.
Kapolri menegaskan, tidak ada ampun bagi para bandar dan pengedar narkoba.
“Perintah saya jelas, sikat habis jaringan narkoba sampai ke akar-akarnya. Jangan beri ruang bagi mereka yang merusak masa depan bangsa. Kita harus selamatkan anak cucu kita,” ujar Kapolri.
Dengan penangkapan 68 orang di Riau ini, Mabes Polri menunjukkan keseriusannya bahwa negara tidak akan pernah kalah melawan sindikat narkoba. Operasi serupa dipastikan akan terus digencarkan di seluruh provinsi yang menjadi titik rawan peredaran gelap narkotika.
Mabes Polri juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungannya.
Penulis : Ari wibowo


















