Tukar Motor curian Dengan Sabu-Sabu !! Pria di Kepenuhan Tertangkap Bersama Barang Bukti 2,35 Gram 

Rohul ,beninginfo.com || Gara-gara nekat menukar motor curian dengan sabu, seorang pria di Kepenuhan harus berurusan dengan hukum. Pelaku berinisial IS (32) diringkus jajaran Polsek Kepenuhan pada Senin,(3/8/2026) pukul 02.30 WIB. Dari tangan pelaku, polisi menyita 3 paket sabu seberat 2,35 gram beserta alat hisap dan barang bukti lainnya.

 

 

Bemula dari laporan pencurian sepada motor, Kasus ini terbongkar saat warga melaporkan kehilangan 1 unit sepeda motor Kawasaki KLX di Jalan Tran Lama, depan Warung Brilink Empat Bersaudara, Kelurahan Kepenuhan Tengah.

 

 

Gerak cepat dilakukan Kapolsek Kepenuhan IPTU Jonnes, S.H. bersama Tim Reskrim. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil lidik, nama IS mengerucut sebagai pelaku.

 

 

Tanpa buang waktu, tim langsung menyergap IS di kawasan Alfamart Kota Tengah, Kec. Kepenuhan. Di hadapan polisi, IS mengaku motor hasil curian itu sudah ia barter dengan sabu kepada seseorang bernama “Hen” di wilayah Pawan.

 

MODUS LICIK: SEMBUNYIKAN SABU DI MOBIL POLISI

 

 

Pengakuan pelaku justru membuka borok baru. Saat dalam perjalanan ke Mapolsek, IS diam-diam menyembunyikan sabu di dalam kendaraan dinas.

 

Liciknya terbongkar saat polisi melakukan penggeledahan di halaman Mapolsek Kepenuhan. Hasilnya:

1. 3 plastik klip bening diduga sabu, berat kotor 2,35 gram

2. 1 bungkus rokok OB Bold

3. 1 unit HP, 1 kaca pireks, 1 sendok pipet

 

 

Hasil tes urine IS pun positif, amphetamine dan Methamphetamine. Artinya, pelaku bukan hanya pengedar, tapi juga pemakai.

 

 

“Ini bukti bahwa kejahatan sekecil apapun akan kami tindak. Dari curanmor, kami kembangkan dan berhasil ungkap penyalahgunaan narkotika,” ujar Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Kepenuhan.

 

DILIMPAHKAN KE SATRESNARKOBA

Kini IS beserta seluruh barang bukti telah diamankan dan dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Rokan Hulu untuk penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih memburu “Hen” dan jaringan di balik peredaran sabu tersebut.***(Ari Wibowo ).