PJ Sekda Yusmar Instruksikan OPD Rohul Kejar Target, Realisasi Fisik 47,97 % DA. keuangan 33,98% Harus Didongkrak Segera 

Rohul,beninginfo.com || Memasuki semester II tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu tidak memberi ruang untuk kendor. Pj Sekda Rohul Yusmar memimpin langsung Rapat Pengendalian dan Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan hingga 30 Juni 2026 yang digelar di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati, Komplek Perkantoran Pemda Pasir Pengaraian.

 

 

Rapat yang berlangsung serius ini dihadiri jajaran pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, seluruh Kepala OPD eselon II dan III, Camat se-Kabupaten Rokan Hulu, serta unsur dari UKPBJ dan Pokja Pemilihan. Kehadiran lengkap ini menunjukkan betapa pentingnya evaluasi ini sebagai barometer kinerja pemerintahan.

 

 

Dalam arahannya, Yusmar memaparkan data yang menjadi catatan penting. Berdasarkan sistem aplikasi yang digunakan, realisasi Pemkab Rohul hingga akhir Juni 2026 masih belum sesuai harapan. Realisasi fisik tercatat 47,97%, sedangkan realisasi keuangan baru 33,98%. Padahal secara ideal, di akhir bulan Juni setiap OPD seharusnya sudah mencapai minimal 50% untuk kedua aspek tersebut.

 

“Ini berarti kita masih memiliki gap sebesar 16,12% untuk penyerapan keuangan. Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama. Kita tidak boleh lengah, karena waktu terus berjalan,” ujar Yusmar dengan nada tegas.

 

Tiga Langkah Strategis dorong percepatan, Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Pj Sekda menyampaikan tiga langkah strategis yang wajib dijalankan seluruh OPD dan Kecamatan.

 

Pertama, identifikasi dan selesaikan kendala.Yusmar meminta setiap pimpinan OPD proaktif memetakan permasalahan di lapangan, mulai dari persoalan teknis, administrasi, hingga koordinasi antar instansi. Kendala yang ditemukan harus segera dicarikan solusi agar tidak menghambat jalannya program.

 

 

Kedua, lakukan efisiensi anggaran sebagai langkah antisipasi. Mengingat masih adanya potensi tunda bayar, maka setiap OPD diminta melakukan penyesuaian dan efisiensi pada kegiatan yang belum mendesak. Hasil efisiensi ini nantinya akan dibahas bersama DPRD sebelum dialokasikan kembali untuk kegiatan prioritas.

 

Ketiga, optimalkan penggunaan sistem dan teknologi.Dengan adanya aplikasi monitoring yang sudah berjalan, Yusmar menekankan agar seluruh data dan laporan diinput secara real time. Hal ini bertujuan agar pimpinan dapat melihat secara jelas di mana letak hambatan dan bisa langsung mengambil kebijakan.

 

 

Saya minta setiap OPD mempercepat pelaksanaan kegiatan, baik dari sisi fisik maupun penyerapan anggaran. Jangan sampai uang sudah tersedia, tapi kegiatan tidak berjalan. Kita ingin pembangunan ini tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran, sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Rokan Hulu,” tegasnya.

 

SELESAIKAN TUNGGAKAN DAN PERKUAT AKUNTABILITAS

 

Selain mengebut kegiatan tahun 2026, Yusmar juga mengingatkan agar pembayaran untuk kegiatan tahun anggaran sebelumnya segera diselesaikan. Penumpukan tunggakan dikhawatirkan akan mengganggu arus kas dan pelaksanaan program di tahun berjalan.

 

 

Ia menegaskan bahwa rapat evaluasi ini merupakan wujud komitmen Pemkab Rohul dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, efektif, transparan, dan akuntabel. Dengan sisa waktu di semester II, seluruh jajaran diharapkan bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih kolaboratif.

 

 

“Target kita jelas. Di akhir tahun nanti realisasi harus 100%. Ini bukan hanya soal angka, tapi soal kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Mari kita buktikan bahwa Pemkab Rohul mampu bekerja untuk rakyat,” tutup Yusmar.***(Ari Wibowo )