Pekanbaru, Beninginfo.com – SMAN 9 Pekanbaru sukses melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan mengusung tema “Ramah”. Kegiatan yang berlangsung pada 6–10 Juli 2026 tersebut menjadi langkah awal bagi 400 peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, serta membangun karakter sebelum memasuki proses pembelajaran secara efektif.
Pelaksanaan MPLS mengacu pada petunjuk teknis dari Kementerian Pendidikan serta Dinas Pendidikan Provinsi Riau, dengan menitikberatkan pada pembentukan karakter melalui penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sejak hari pertama masuk sekolah.
Kepala SMAN 9 Pekanbaru, Dra. Darmina, mengatakan bahwa MPLS merupakan kegiatan wajib bagi seluruh peserta didik kelas X sebagai sarana mengenalkan profil sekolah, tata tertib, budaya belajar, pendidikan karakter, hingga etika menggunakan media sosial secara cerdas dan bertanggung jawab.
“Melalui MPLS ini kami ingin membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, membangun budaya belajar yang positif, serta menanamkan karakter sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 9 Pekanbaru,” ujar Darmina.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah perbedaan dalam pelaksanaan MPLS tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan konsep yang sederhana, ramah, dan bebas dari praktik perpeloncoan. Peserta didik tidak diwajibkan menggunakan atribut khusus ataupun seragam tertentu sehingga tidak menambah beban bagi orang tua.
Selama pelaksanaan MPLS, siswa mengikuti berbagai kegiatan yang berorientasi pada pembiasaan positif, mulai dari membangun disiplin bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengikuti upacara bendera, mengenal program sekolah, menerima motivasi dari guru Bimbingan Konseling dan bidang kesiswaan, hingga mengenal berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di sekolah.
Selain itu, peserta didik juga diajak mengenal lingkungan sekolah secara langsung, termasuk berinteraksi dengan para guru dan tenaga kependidikan. Menurut Darmina, pendekatan tersebut bertujuan menumbuhkan sikap saling menghargai, bekerja sama, serta mempererat kebersamaan di antara siswa yang berasal dari berbagai sekolah asal.
“Yang kami tanamkan adalah sikap saling menghormati, menghargai, bekerja sama, tidak egois, serta mampu mengembangkan potensi diri sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter,” jelasnya.
Tingginya antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di SMAN 9 Pekanbaru juga terlihat pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Tahun ini sekolah menerima 400 peserta didik baru yang terbagi dalam 10 rombongan belajar (rombel).
Mengakhiri rangkaian MPLS, Darmina berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan cepat, memahami budaya sekolah, memiliki karakter disiplin, bertanggung jawab, serta semangat tinggi untuk meraih prestasi sebagai generasi penerus bangsa.
“Kami berharap seluruh siswa baru dapat berkembang menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan,” tutupnya. *** jondri. A

















