BAZNAS Kepulauan Meranti Siap Dukung Program BAZNAS Strategic Development, Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan

Pekanbaru, Beninginfo.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kepulauan Meranti menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program BAZNAS Strategic Development yang digagas oleh BAZNAS RI sebagai upaya memperkuat tata kelola zakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Mustafa, S.Ag., M.M., saat menghadiri kegiatan sosialisasi Program BAZNAS Strategic Development yang diikuti BAZNAS Provinsi Riau serta BAZNAS kabupaten/kota se-Riau di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Rabu (8/7).

Menurut Mustafa, program tersebut merupakan langkah strategis yang sangat baik karena sejalan dengan tugas pokok dan fungsi BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan umat melalui pendistribusian zakat kepada para penerima manfaat (asnaf).

“Program ini sangat baik dan kami siap mendukung penuh implementasinya. Harapan kami, program ini dapat segera terwujud karena selaras dengan misi BAZNAS dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, meskipun dengan keterbatasan anggaran, BAZNAS Kabupaten Kepulauan Meranti selama ini terus menjalankan berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di antaranya melalui program Meranti Sehat, yaitu bantuan bagi masyarakat yang sakit serta lansia yang tidak memiliki penanggung jawab dengan bantuan rutin setiap bulan sebesar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu.

Selain itu, melalui program Meranti Cerdas, BAZNAS memberikan bantuan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu, mulai dari pendidikan di pondok pesantren hingga perguruan tinggi. Di sektor ekonomi, BAZNAS juga menyalurkan bantuan permodalan kepada pelaku usaha mikro dan pedagang kecil guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Mustafa juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap berbagai program BAZNAS.

Menurutnya, di bawah kepemimpinan Bupati H. Asmar, pemerintah daerah selalu memberikan dukungan dan melibatkan BAZNAS dalam berbagai kegiatan penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Mustafa mengungkapkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir terjadi penurunan penerimaan zakat, khususnya dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kondisi tersebut dipengaruhi perubahan mekanisme pembayaran gaji ASN yang kini langsung masuk ke rekening masing-masing sehingga pemotongan zakat melalui bendahara menjadi tidak lagi berjalan optimal.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama bupati, wakil bupati, sekretaris daerah, dan organisasi perangkat daerah (OPD) guna merumuskan solusi melalui penerapan sistem payroll atau pemotongan zakat melalui bendahara OPD.

“Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini dapat kembali bersilaturahmi dengan pemerintah daerah agar sistem payroll tersebut segera dapat diwujudkan, sebagaimana yang telah diterapkan di sejumlah kabupaten dan kota lain di Provinsi Riau,” katanya.

Ke depan, Mustafa berharap penghimpunan zakat di Kabupaten Kepulauan Meranti tidak hanya bergantung pada ASN, tetapi juga dapat meningkat dari kalangan muzakki non-ASN melalui sinergi yang lebih kuat antara BAZNAS, pemerintah daerah, serta Kementerian Agama, sehingga potensi zakat yang masih besar di Kabupaten Kepulauan Meranti dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.****Jondri. A