Rokan Hulu,beninginfo.com – Harapan masyarakat Desa Lubuk Betung kini menggantung di tiang-tiang besi yang tak berlanjut. Pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayah lubuk betung sudah mangkrak lebih dari sebulan. Para tukang sudah kabur, lokasi sepi, dan progres pembangunan berhenti total.
Hal ini disampaikan langsung Ronaldi Saputra Kepala Desa Lubuk Betung kepada awak media. Beliau mengaku prihatin karena proyek yang digadang-gadang jadi pusat ekonomi warga itu justru mangkrak di tengah jalan.
“Sangat kami sayangkan. Sudah satu bulan lebih pembangunan Koperasi Merah Putih di lubuk Betung mangkrak. Tukang-tukangnya sudah tidak ada lagi yang bekerja. Padahal masyarakat sudah sangat menantikan fasilitas ini,” ungkap Ronal saat di temuin di kantornya, kamis (18/6/2026)
Koperasi Merah Putih ini dirancang jadi denyut nadi ekonomi desa. Tempat warga belanja kebutuhan pokok harga murah, simpan pinjam, hingga pusat pemasaran hasil tani. Tapi sekarang, gedungnya baru jadi kerangka. Mimpi warga pun ikut terhenti.
Seruan ke Pemkab Rokan Hulu
Lewat pernyataan ini, Kades Lubuk Betung berharap besar kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk segera turun tangan dan menindaklanjuti.
“Kami mohon Pemkab Rohul segera mengevaluasi dan mengambil langkah tegas agar pembangunan ini bisa dilanjutkan kembali. Masyarakat butuh kepastian. Mereka ingin segera menikmati fasilitas Koperasi Merah Putih yang sudah lama dinantikan,”* tegasnya.
Warga Desa Lubuk Betung kini hanya bisa menunggu dan berharap. Menunggu palu tukang kembali menghantam paku. Menunggu tiang besi disambung beton. Menunggu janji kesejahteraan yang dulu diucap, segera diwujudkan.
“Kami nggak minta muluk-muluk. Kami cuma minta pembangunan ini selesai. Biar ekonomi desa kami bisa naik kelas.” ucap salah satu warga.
Hingga Brita ini tayang, awak media sedang berusaha menghubungi pihak pihak terkait pembangunan koprasi merah putih yang berada di lubuk Betung.***(Ari Wibowo )



















