ROKAN HULU,beninginfo.com.|| Regenerasi penegak keadilan terus dilakukan LBH RODAS Rokan Hulu. Di bawah asuhan langsung Ketua LBH RODAS, Adv. Indra Ramos, S.H.I, sejumlah calon pengacara muda yang handal dan berintegritas kini dipercaya untuk mempersiapkan dokumen gugatan terhadap perusahaan yang diduga melanggar Undang-Undang Dasar di wilayah Rokan Hulu. Senin (5/10/2026)
Mereka adalah calon pendekar hukum masa depan Rohul:
– Agung Syahful Bahri, S.H.
– Ahmad Salim Habiballoh, S.H.
– Reyska Putri Amandari, siswi magang berprestasi dari SMKN 1 Pendalian.
Ketiganya saat ini tengah intens ditempa di Kantor LBH RODAS untuk mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari kajian hukum, pengumpulan bukti, hingga penyusunan draft gugatan yang tajam dan berdasar hukum.
Ketua LBH RODAS, Indra Ramos, S.H.I, mengatakan sengaja memberikan kepercayaan penuh kepada para pengacara muda ini sebagai bagian dari proses kaderisasi.
“Calon pengacara ini kita tempah langsung di Kantor LBH RODAS. Tujuannya jelas, guna menghiasi dunia perhukuman di Rokan Hulu. Kita ingin mereka kelak menjadi pembela keadilan yang sejati bagi masyarakat kecil yang mencari keadilan,” tegas Indra Ramos.
Sementara itu, salah satu calon pengacara muda, Agung Syahful Bahri, S.H., memberikan statement yang membakar semangat generasi muda Rohul.
Agung mengajak seluruh pemuda untuk tidak takut bermimpi menjadi penegak hukum.
“Jangan pernah berpikir menjadi pengacara itu sulit dan hanya untuk orang-orang tertentu. Saya juga berawal dari bawah, belajar dari nol di LBH RODAS. Kuncinya adalah keberanian dan kepedulian,” ujar Agung.
Menurut Agung, menjadi pembela hukum adalah panggilan jiwa yang sangat mulia. Di saat banyak masyarakat kecil yang ditindas perusahaan dan tidak tahu harus mengadu kemana, disinilah peran pengacara muda sangat dibutuhkan.
“Kepada seluruh generasi muda Rokan Hulu, ayo bergabung! Jadilah pembela hukum! Kita tidak butuh pengacara yang hanya pintar di atas kertas. Kita butuh pengacara yang punya nyali, punya hati untuk rakyat. Negara ini butuh kita. Masyarakat kecil butuh kita untuk membela keadilan,” tegas Agung dengan berapi-api.
Ia menambahkan, di LBH RODAS, mereka tidak hanya diajarkan pasal-pasal, tetapi diajarkan arti keberanian dan integritas.
“Di sini kita ditempa untuk tidak takut melawan ketidakadilan, walaupun lawan kita adalah korporasi besar. Kepuasan terbesar seorang pengacara bukanlah uang, tapi ketika kita bisa melihat senyum masyarakat yang berhasil kita bela dan mendapatkan kembali hak-haknya,” pungkasnya.
Dengan dipercayakannya penyusunan gugatan ini, LBH RODAS menunjukkan komitmennya bahwa perjuangan membela masyarakat tidak pernah berhenti dan akan terus dilanjutkan oleh generasi-generasi muda yang militan dan berintegritas.
Penulis : Ari wibowo















