Kampar Digerogoti Lagi, Nama Joni Tan Muncul lagi Di Tengah Dugaan Jaringan Togel 

Foto animasi perjudian togel

KAMPAR,beninginfo.com – Judi seolah tak pernah mati di Kabupaten Kampar. Informasi yang dihimpun awak media menyebut, aktivitas togel darat dan online kembali muncul di sejumlah wilayah yang selama ini dinilai rawan. Sebut saja Tapung, Tapung Hilir, Tapung Hulu, Siak Hulu, Tambang, Kuok, Bangkinang, hingga kawasan lainnya.minggu, (6/9/2026).

Bersamaan dengan itu, mesin gelper yang dulu pernah digerebek dan ditertibkan, kini disebut-sebut mulai menampakkan batang hidungnya lagi. Terutama di Tapung dan Tapung Hilir, dua wilayah yang pernah jadi perhatian khusus aparat.

Jika informasi ini benar, persoalannya sudah naik kelas. Ini bukan lagi soal pengecer yang mangkal di warung atau pemain yang pasang 2 ribu.

Pertanyaan besarnya: Siapa yang memasok? Siapa yang mengatur transaksi? Siapa yang menerima setoran? Dan siapa yang mengendalikan jaringan hingga bisa terus hidup?

Publik mulai bertanya, apakah penindakan selama ini benar-benar memutus jaringan? Atau hanya mematikan sementara, lalu tumbuh lagi seperti jamur di musim hujan.

Di tengah riuhnya informasi itu, satu nama kembali disebut-sebut: Joni Tan.

Sosok ini dikaitkan dengan jaringan togel di Kampar. Menurut informasi masyarakat, Joni Tan juga disebut membuka usaha tempat karaoke di kawasan Sumber Makmur, Kampar.

Lebih dari itu, beredar kabar bahwa Joni Tan dikenal “sulit disentuh”. Ada pula informasi mengenai kedekatannya dengan sejumlah oknum aparat, termasuk di lingkungan Polres Kampar dan Polda Riau.

Bahkan berkembang tudingan, kedekatan itu diduga berkaitan dengan perlindungan terhadap aktivitas yang dijalankannya.

“Kalau ini benar, maka yang kita hadapi bukan hanya judi. Tapi ada sistem yang melindungi judi itu sendiri,”ujar seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.minggu,(6/9/2026).

Sejumlah kasus togel sebelumnya memang sudah diungkap aparat di Kampar, termasuk di Siak Hulu. Tapi faktanya, aktivitas serupa kembali muncul.

Ini artinya, aparat harus menyelam lebih dalam. Jangan berhenti di pelaku kecil. Kejar aktor di balik layar, kejar pengendali, kejar yang menikmati keuntungan.

Hal yang sama untuk gelper. Kalau mesin yang sudah ditertibkan bisa beroperasi lagi, maka publik berhak bertanya: Bagaimana bisa? Siapa yang meloloskan? Apakah pengawasan pasca penertiban benar-benar jalan?

Perputaran uang di bisnis togel juga disebut sangat besar. Karena itu masyarakat meminta dilakukan penelusuran aliran dana untuk membongkar siapa saja yang terlibat dan diuntungkan.

“Ini bukan hanya tentang togel atau gelper. Ini tentang siapa yang bermain, siapa yang mengambil untung, siapa yang membekingi, dan mengapa perjudian di Kampar seolah tidak pernah benar-benar hilang,” tegas warga.

Hingga berita ini ditulis, togel dan gelper masih menjadi pembicaraan dan keresahan masyarakat di berbagai titik Kabupaten Kampar.

Kami menunggu langkah tegas Polres Kampar dan Polda Riau. Bongkar jaringannya. Tangkap dalangnya. Tutup semua lapaknya.***(Ari Wibowo)