Dr. Indrayani Ajak Masyarakat Dayak Siapkan Diri Hadapi IKN, Dorong Fokus Penguatan SDM Lokal Menuju 2028

Foto ; Dr. Indrayani, Sekretaris TP-PKK Kabupaten Penajam Paser Utara

Penajam Paser Utara, Beninginfo.com – Dr. Indrayani selaku Sekretaris TP-PKK Kabupaten Penajam Paser Utara yang juga selaku akademisi yang merupakan Wakil Rektor Bidang SDM, Keuangan, anggaran dan Pengembangan Kewirausahaan Universitas Balikpapan mengajak seluruh masyarakat Dayak di Kalimantan untuk mulai mempersiapkan diri secara serius dalam menghadapi pembangunan dan operasional Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang diproyeksikan semakin berkembang hingga tahun 2028.

Dalam pernyataannya, Dr. Indrayani menegaskan bahwa kehadiran IKN bukan sekadar perubahan geografis pusat pemerintahan, tetapi merupakan transformasi besar yang akan membawa dampak signifikan terhadap aspek sosial, ekonomi, budaya, dan sumber daya manusia di Kalimantan.

“Momentum IKN harus disambut dengan kesiapan masyarakat lokal, khususnya masyarakat Dayak, agar tidak menjadi penonton di tanah sendiri, tetapi tampil sebagai pelaku utama pembangunan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kunci utama menghadapi IKN adalah penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), baik dari sisi pendidikan, keterampilan, maupun daya saing. Oleh karena itu, Dr. Indrayani mendorong pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Kalimantan, untuk menjadikan penyiapan SDM lokal sebagai prioritas utama dalam perencanaan pembangunan menuju tahun 2028.

Menurutnya, langkah konkret yang harus segera dilakukan meliputi:
Peningkatan akses dan kualitas, pendidikan berbasis kebutuhan industri masa depan,
1. Pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi bagi generasi muda, 2. Penguatan kewirausahaan lokal berbasis kearifan budaya Dayak, dan 3. Digitalisasi kemampuan masyarakat agar siap menghadapi ekonomi modern

“Pemerintah daerah tidak boleh terlambat. Tahun 2028 harus menjadi target kesiapan SDM lokal yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas budaya Dayak sebagai kekuatan utama di tengah arus modernisasi. Integrasi antara kemajuan teknologi dan pelestarian budaya dinilai menjadi fondasi penting dalam pembangunan Kalimantan yang berkelanjutan.

Dr. Indrayani berharap sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh adat, dan masyarakat dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan, sehingga masyarakat Dayak mampu mengambil peran strategis dalam ekosistem IKN Nusantara.

“Kita harus bersiap hari ini untuk memenangkan masa depan. SDM lokal Kalimantan adalah kunci utama keberhasilan IKN.” ****(Alki Sanagri)