Aliansi Mahasiswa Merah Putih Geber Aksi Nasional Ke Mabes Polri Dan Kejagung

JAKARTA,beninginfo.com – – Tidak main-main! Aliansi Mahasiswa Merah Putih* hari ini naikkan tensi. Setelah aksi daerah, kini mereka langsung hantam ke pusat. Sasaran: Mabes Polri dan Kejaksaan Agung RI. Senin (27/7/2026).

 

Tuntutannya satu: AUDIT TOTAL PERTAMINA PATRA NIAGA REGIONAL SUMBAGUT

 

 

DARI SUMUT KE JAKARTA: KARENA MASYARAKAT SUDAH CUKUP DISIKSA

Kelangkaan BBM yang melanda Sumatera Utara beberapa waktu lalu bukan perkara kecil. Antrian panjang, harga naik, ekonomi lumpuh. Rakyat kecil yang jadi korban.

 

Dan bagi Aliansi Mahasiswa Merah Putih, ini bukan sekadar “distribusi telat”. Ini bau-bau persoalan besar yang harus dibongkar.

 

 

Siang ini, massa aksi dari Sumatera Utara mendatangi Divisi Intelkam Mabes Polri. Surat pengaduan masyarakat dan surat pemberitahuan aksi resmi diserahkan. Langkah yang sama akan dilanjutkan ke Kejaksaan Agung RI.

 

 

“Ini bukan aksi seremonial. Ini langkah hukum. Kami datang karena di daerah suara kami tidak didengar. Maka kami bawa ke Jakarta,”tegas Koordinator Aksi, Tegar Sianipar.

 

 

JANGAN SAMPAI JADI “BLACKOUT” JILID 2. Tegar menyeret contoh kasus PLN. Dulu blackout dianggap biasa. Begitu diusut, muncul dugaan korupsi.

 

 

“Kami tidak mau sejarah terulang. Kelangkaan BBM Sumbagut menimbulkan kerugian besar dan kecurigaan publik. Kalau tidak diusut tuntas, siapa yang jamin tidak ada permainan di baliknya?” ujar Tegar.

 

 

Karena itu, Aliansi menuntut 3 hal:

1. Audit menyeluruh terhadap Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut

2. Penyelidikan pidana jika ditemukan unsur korupsi atau kelalaian

3. Transparansi penuh kepada publik Sumatera Utara

 

 

PESAN UNTUK PENEGAK HUKUM: JANGAN TUTUP MATA

 

Kami akan kawal sampai tuntas. Sampai ada tersangka. Sampai ada kejelasan. Keluhan masyarakat Sumut bukan angin lalu. Ini darah, ini keringat, ini perut rakyat yang lapar karena BBM langka,” tutup Tegar dengan nada tinggi.

 

Aliansi Mahasiswa Merah Putih menegaskan: aksi ini baru dimulai. Jika tidak ada langkah konkret, mereka akan kembali. Lebih besar. Lebih keras.

 

CUKUP !! RAKYAT BERHAK TAHU KEMANA BBM MEREKA PERGI!***(Ari Wibowo )