Putri Diana Dasopang, Srikandi LBH Rodas yang Konsisten Membela Perempuan, Anak dan Masyarakat Adat di Rokan Hulu

Foto : Putri Diana Dasopang, S.H., M.H., advokat muda yang bergabung dan memperkuat barisan Lembaga Bantuan Hukum Rokan Darussalam (LBH Rodas).

ROKAN HULU, beninginfo.com – Di tengah berbagai persoalan hukum yang dihadapi masyarakat, kehadiran advokat yang berpihak kepada keadilan menjadi harapan bagi banyak pihak. Salah satu sosok yang kini mendapat perhatian di Kabupaten Rokan Hulu adalah Putri Diana Dasopang, S.H., M.H., advokat muda yang bergabung dan memperkuat barisan Lembaga Bantuan Hukum Rokan Darussalam (LBH Rodas).

Perempuan yang akrab disapa Putri Diana ini dikenal aktif memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak serta sengketa lahan masyarakat adat. Kedua bidang tersebut dinilai memiliki tantangan yang kompleks dan membutuhkan komitmen tinggi dalam memperjuangkan hak-hak korban maupun kelompok rentan.

Dengan latar belakang pendidikan Magister Hukum, Putri Diana tidak hanya mengandalkan pemahaman akademis, tetapi juga mengedepankan pendekatan kemanusiaan dalam setiap pendampingan yang dilakukannya. Baginya, hukum bukan sekadar kumpulan pasal dan aturan, melainkan instrumen untuk menghadirkan keadilan yang nyata bagi masyarakat.

Dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Putri Diana berupaya memastikan setiap korban memperoleh perlindungan hukum dan ruang untuk menyampaikan kebenaran tanpa rasa takut. Ia menilai bahwa korban berhak mendapatkan pendampingan, pemulihan, dan keadilan yang layak.

Sementara itu, pada persoalan sengketa lahan masyarakat adat, Putri Diana turut aktif mendampingi masyarakat dalam memperjuangkan hak-hak atas tanah yang telah diwariskan secara turun-temurun. Menurutnya, pembangunan harus tetap menghormati hak-hak masyarakat serta memperhatikan aspek keadilan sosial.

“Menjadi perempuan di dunia hukum bukanlah penghalang. Justru empati dan ketelitian yang dimiliki perempuan dapat menjadi kekuatan untuk memastikan keadilan substantif benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke akar rumput,” ujar Putri Diana saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (24/6/2026).

Dalam ruang persidangan, Putri Diana dikenal tegas dan berpegang pada fakta hukum. Namun di hadapan para korban dan masyarakat yang didampinginya, ia menunjukkan sikap yang humanis, terbuka, dan penuh empati. Karakter tersebut membuatnya dipercaya oleh banyak pihak yang membutuhkan bantuan hukum.
Kehadiran Putri Diana Dasopang semakin memperkuat peran LBH Rodas dalam memberikan layanan bantuan hukum kepada masyarakat.

Sinergi yang terbangun di dalam lembaga tersebut diharapkan mampu memperluas akses keadilan bagi warga, khususnya kelompok yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam memperoleh perlindungan hukum.

Bagi banyak masyarakat, Putri Diana bukan hanya seorang advokat, melainkan simbol keberanian dan kepedulian. Melalui dedikasi dan komitmennya, ia terus menunjukkan bahwa penegakan hukum dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan pembelaan dan keadilan, Putri Diana Dasopang berkomitmen untuk tetap berada di garda terdepan, mengawal hak-hak rakyat kecil dan memastikan hukum hadir untuk semua tanpa memandang latar belakang maupun status sosial. ***(Ari Wibowo )