Rokan Hulu,beninginfo.com —Ada satu posisi yang nggak pernah LBH Rokan Darussalam tinggalkan. Posisi paling depan, posisi yang paling panas. Posisi yang paling berisiko, posisi itu namanya ‘jadi perisai rakyat.
LBH Rodas tegak lurus soal ini. Tugas kami nggak pernah berubah dari hari pertama. Jadi tameng buat rakyat kecil. Buat bapak-bapak yang dagangannya mati gara-gara aturan. Buat ibu-ibu yang dapurnya ngebulnya padam gara-gara kebijakan. Buat anak-anak yang masa depannya dipotong tanpa mereka ngerti salahnya di mana.
Mereka selalu jadi korban pertama. Setiap ada kebijakan salah arah, mereka yang paling duluan kena hantam. Makanya kami nggak bisa diam, belum lama ini tim LBH Rodas gerak cepat. Turun langsung ke Kota Pekanbaru, Investigasi lapangan digelar. Nggak pakai teori di atas kertas. Nggak pakai data pesanan.
Kami duduk sama warga. Dengar keluhnya langsung. Lihat matanya yang basah. Catat setiap luka yang nggak pernah masuk berita.
Kami bedah satu-satu. Mana yang luka karena sistem. Mana yang luka karena abai. Mana yang luka karena kebijakan yang nggak pernah tanya dulu ke rakyat kecil sebelum diketok.
Karena kami percaya satu hal, data tanpa turun ke bawah itu bohong. Keadilan tanpa keringat itu omong kosong.
Di tengah lapangan, di tengah terik Pekanbaru, Indra Ramos selaku Ketua LBH Rodas berhenti sebentar. Ia lihat timnya. Lihat warga yang ngumpul. Lalu ngomong pelan tapi nancep ke dada:
“Kami nggak akan diam. Selama masih ada rakyat yang nangis karena kebijakan, selama masih ada dapur yang ngebulnya mati karena aturan, LBH Rodas akan berdiri paling depan. Kami perisainya rakyat. Kalau kebijakan melukai, kami yang akan menahannya. Kalau aturan menindas, kami yang akan melawannya.” Ucap indra Ramos saat di temuin awak media. Selasa( 23/6/2026/).
Itu bukan janji politik. Itu sumpah kerja.Bagi LBH Rodas, bersinergi dengan pemerintah itu penting. Negara nggak akan kuat kalau saling curiga. Program bagus harus didukung. Kebijakan pro rakyat harus diangkat jempolnya paling tinggi.
Tapi melindungi rakyat itu harga mati. Titik. Nggak bisa ditawar.
Kami siap duduk satu meja kalau tujuannya kebaikan. Kami siap angkat tangan kalau programnya berpihak.
Tapi kami juga siap pasang badan. Siap angkat suara paling keras. Siap gugat sampai ke pengadilan kalau ada aturan yang bikin rakyat kecil makin tercekik. Kalau ada kebijakan yang bikin yang kaya makin kaya, yang miskin makin nggak punya pilihan.
Karena hukum itu harus jadi tameng. Bukan jadi cambuk. Hukum harus bikin rakyat tidur nyenyak. Bukan bikin rakyat tidur sambil mikir besok makan apa. Hukum harus ngasih rasa aman. Bukan ngasih rasa takut tiap ada surat, tiap ada razia, tiap ada aturan baru.
Selama masih ada yang terinjak, LBH Rodas nggak akan mundur selangkah pun. Selama masih ada yang nangis di pojokan karena kebijakan, kami akan berdiri di depannya, Itu DNA kami, Itu napas kami, Itu alasan kami ada.(Red)

















