Pekanbaru, Beninginfo.com – Kasus dugaan korupsi SPPD fiktif di lingkungan Sekretariat DPRD Pekanbaru, sebentar lagi akan terkuak, Siapa dalang dan aktor intelektual yang bermain, nantinya akan ketahuan.
JA ajudan Sekretaris DPRD Pekanbaru Hambali Nanda Manurung, pekan depan disidangkan di Pengadilan Negeri Pekanbaru.
Kepala Kejari Pekanbaru, Silpia Rosalina, melalui Kepala Seksi Intelijen, Mey Ziko, menyatakan berkasnya sudah lengkap (P-21), dan siap masuk meja hijau, Selasa, 24-2-2026
Publik menunggu pengakuan JA yang merupakan tenaga honorer, tentang temuan 38 batang dari berbagai instansi, plus uang puluhan juta oleh Tim Pidsus Kejari Pekanbaru, saat penggeledahan Desember 2025 lalu.
Pengakuan JA inii lah yang diharapkan publik, menjadi pintu masuk gurita kasus SPPD fiktif di lingkungan Sekretariat DPRD Pekanbaru. Sebab, tanpa ada perintah, tidak mungkin JA bisa menyimpan stempel dan uang puluhan juta.
Keterbukqan Siapa aktor intelektual dalam kasus ini, sangat ditunggu publik. Sementara Sekretaris dewan, Hambali Nanda Manurung sendiri sudah beberapa kali diperiksa soal kasus ini. Begitu juga para kepala bidang, ASN dan staf di sekretariat tersebut.****jeng

















