PEKANBARU, Beninginfo.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menggelar Rapat Kerja (Raker) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Provinsi Riau Tahun 2026 dengan mengusung tema “Koordinasi dan Konsolidasi Pelaksanaan Tugas Menuju Pelayanan KUA yang Berkualitas.”
Kegiatan yang diikuti 164 Kepala KUA se-Riau tersebut dilaksanakan selama dua hari, Rabu hingga Kamis (25–26/2/2026), bertempat di Pangeran Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru.
Raker ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, terkait kebijakan keberlanjutan dan transformasi KUA di seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Menag menekankan pentingnya mentransformasi KUA menjadi pusat layanan keagamaan yang inklusif, modern, serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Kepala Kanwil Kemenag Riau, Muliardi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa KUA memiliki peran strategis dalam pembinaan umat dan pembangunan generasi di wilayah kerjanya masing-masing.
“Jabatan Kepala KUA adalah jabatan strategis dan memiliki peran penting dalam melakukan pembinaan generasi di lingkungan kerjanya,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Mari kita menghargai profesi kita masing-masing. Bekerjalah dengan rida Allah,” pesannya.
Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa KUA saat ini tidak lagi hanya mengurusi pencatatan pernikahan umat Islam.
Revitalisasi fungsi KUA mendorong lembaga ini menjadi pusat pembinaan keluarga sakinah, bimbingan perkawinan, layanan administrasi keagamaan, serta pusat data keagamaan yang terintegrasi.
Selain itu, digitalisasi layanan menjadi salah satu fokus utama. KUA diwajibkan mengimplementasikan sistem tata kelola berbasis digital guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kemudahan akses layanan bagi masyarakat.
Menag juga menekankan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik. Aparatur KUA diminta terus meningkatkan kualitas layanan, menjauhi praktik pungutan liar, serta bekerja dengan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kegiatan raker ditutup dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah, sebagai bentuk penguatan ukhuwah dan kebersamaan antar jajaran KUA se-Provinsi Riau.*** (Jondri. A)

















