Rokan Hulu, Beninginfo.com – Momentum Ramadhan 1447 H dimanfaatkan Anggota DPRD Rokan Hulu, Budi Darman, untuk mempererat ukhuwah Islamiah bersama insan pers.
Bertempat di Kafe Teh Talua Malimpah Bang Ucok Cabang Ujung Batu, Minggu (22/2/2026) malam usai Salat Tarawih, digelar temu ramah dan diskusi santai penuh makna.
Dalam suasana hangat kebersamaan, Budi Darman mengajak para wartawan berdialog seputar persoalan sosial, politik, hukum, hingga pendidikan moral di tengah masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis dalam membangun Kabupaten Rokan Hulu yang harmonis dan berkeadaban.
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua LBH Rokan Darussalam Indra Ramos, S.H.I, Ketua PWRI Rokan Hulu Dasopang, Wakil Pimpinan Redaksi Bening Info Ari Wibowo, serta sejumlah awak media lainnya.
Menurut Budi Darman yang juga politisi Partai NasDem dan anggota Komisi II DPRD Rokan Hulu, Ramadhan merupakan momentum memperkuat sinergi antara wakil rakyat dan media sebagai corong informasi yang edukatif.
“Media massa memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang mencerdaskan dan mempersatukan. Di bulan suci ini, mari kita hadirkan pemberitaan yang menyejukkan serta memberi solusi bagi umat,” ujar Budi Darman.
Ia mencontohkan persoalan konflik lahan yang belakangan menjadi perhatian publik. Ia berharap media dapat menyajikan informasi secara berimbang dan tidak provokatif, serta mengedepankan solusi sesuai koridor hukum yang berlaku.
Tak hanya itu, Darman juga menekankan pentingnya pesan moral dalam pemberitaan, termasuk imbauan menjaga ketertiban umum dan peran orang tua dalam mengawasi anak-anak agar terhindar dari pergaulan negatif seperti aksi geng motor dan kejahatan jalanan.
“Berita faktual dan berimbang itu penting, namun lebih baik lagi jika dibarengi pesan edukatif agar masyarakat memperoleh arah solusi yang bijak,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LBH Rokan Darussalam, Indra Ramos, S.H.I, menyoroti pentingnya pendekatan humanis dalam penyelesaian konflik hukum. Ia menegaskan bahwa prinsip Restorative Justice menjadi langkah prioritas dalam penegakan hukum, dengan mempertimbangkan nilai moralitas sosial dan peran adat istiadat.
“Pendekatan restoratif memberi ruang penyelesaian yang adil dan bermartabat bagi pelaku maupun korban, dengan mengedepankan nilai kemanusiaan,” indra ramos.
Diskusi yang berlangsung cair tersebut ditutup dengan obrolan ringan sembari menikmati sajian khas Minangkabau, Teh Talua Malimpah, yang semakin menambah hangat suasana silaturahmi Ramadhan.
Momentum sederhana namun penuh makna itu menjadi bukti bahwa sinergi antara legislatif dan media dapat terus terjalin dalam semangat ukhuwah, demi kemaslahatan masyarakat Rokan Hulu.*****Ari wibowo
















