Pekanbaru, Beninginfi.com – MIN 1 Pekanbaru menggelar kegiatan temu ramah dan silaturahmi bersama tokoh masyarakat, Rabu (11/2/2026), bertempat di Aula MIN 1 Unggulan, Jalan Sumatera No. 19 Kota Pekanbaru.
Dalam momentum penuh kebersamaan tersebut, Tokoh Masyarakat Riau, Dr. H. Syamsurizal, SE, MM secara resmi menyatakan mewakafkan tanah dan bangunan miliknya untuk pengembangan MIN 1 Kampus 4.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru Drs. H. Syahrul Mauludi, MA, Tokoh Masyarakat Riau Dr. H. Syamsurizal, SE, MM, Kepala MIN 1 Pekanbaru Rusydi, S.Pd.I, M.Pd.I, Ketua Komite Muhammad Faisal, S.Pd, majelis guru, staf tata usaha, serta para undangan lainnya.
Acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban, ditutup dengan makan bersama secara lesehan dalam rangka menyongsong datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M yang tinggal beberapa hari lagi.
Dalam sambutannya, Syamsurizal menyampaikan bahwa wakaf tersebut merupakan bentuk amal jariyah lillahi ta’ala serta kepeduliannya terhadap kebutuhan pendidikan agama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Melihat kondisi saat ini, kebutuhan pendidikan agama bagi anak-anak sangat mendesak. Sistem full time di sekolah umum membuat anak-anak kurang mendapatkan porsi pendidikan agama yang memadai. Maka solusinya, madrasah seperti MIN harus diperbanyak,” ujar Syamsurizal yang akrab disapa Pak Syam.
Mantan Bupati Bengkalis dua periode itu juga menyoroti perkembangan globalisasi dan pengaruh teknologi yang semakin tanpa batas. Menurutnya, penguatan pendidikan agama menjadi benteng moral generasi muda di era digital.
Ia berharap pada Tahun Pelajaran 2026/2027, MIN 1 Kampus 4 sudah dapat menerima peserta didik baru.
Kepada awak media usai acara, Syamsurizal menjelaskan bahwa tanah yang diwakafkan memiliki luas 4.275 meter persegi, lengkap dengan bangunan yang telah berdiri di atasnya berupa enam ruang belajar dan satu ruang kantor.
“Bangunan ini memang sudah lama berdiri, tentu perlu perbaikan seperti pengecatan dan peremajaan bagian yang sudah lapuk. Namun secara umum sudah siap dimanfaatkan,” jelas mantan Anggota DPR RI periode 2019–2024 tersebut.
Sementara itu, Ketua Komite MIN 1 Pekanbaru, Muhammad Faisal, S.Pd, mengungkapkan rasa syukur atas wakaf yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT atas ketulusan hati Pak Syamsurizal. Rencana pembangunan Kampus 4 sebenarnya membutuhkan biaya besar.
Dengan adanya wakaf ini, kami hanya perlu melakukan rehabilitasi ringan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pihak madrasah telah menyampaikan rencana tersebut kepada Kepala Kemenag Kota Pekanbaru dan menargetkan pada tahun ini Kampus 4 yang berlokasi di Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, sudah bisa menerima siswa baru.
Langkah wakaf ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara tokoh masyarakat dan dunia pendidikan dalam memperkuat fondasi pendidikan agama di Kota Pekanbaru.*** jondri. A
















