Pekanbaru,Beninginfo.com – PSPS Pekanbaru kembali menelan hasil negatif pada lanjutan Liga 2 Pegadaian musim 2025/2026 setelah takluk 2-3 dari tuan rumah Sumsel United di Stadion Jakabaring, Sumatera Selatan, Sabtu (10/1/2026). Kekalahan ini terasa menyakitkan karena PSPS sempat unggul dan bermain dengan kelebihan jumlah pemain.
Hasil tersebut membuat PSPS Pekanbaru tetap tertahan di papan bawah klasemen sementara Grup A Liga 2 Pegadaian. Tim berjuluk Askar Bertuah kini berada di posisi kedelapan dengan koleksi 17 poin, sekaligus memperberat peluang untuk menembus empat besar dan melaju ke fase berikutnya.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, mengaku kecewa dengan performa anak asuhnya yang gagal mempertahankan keunggulan. Menurutnya, para pemain justru kehilangan ritme permainan saat berada dalam tekanan, meski lawan hanya bermain dengan 10 orang.
“Pertandingan berjalan menarik karena kedua tim sama-sama menyerang. Tapi sangat disayangkan, saat kami sudah unggul 2-1 dan jumlah pemain lebih banyak, justru tidak bisa mengontrol permainan. Pemain terlalu terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan sehingga memberi peluang ke lawan,” ujar Aji Santoso usai laga.
Aji juga menyinggung performa sejumlah pemain baru, baik asing maupun lokal, seperti Vieri Donny, Reza Kusuma, Ilham Syafri, hingga Brandon Scheunemann dan Misbakus Sholikin. Ia menilai kontribusi mereka cukup positif, namun masih membutuhkan adaptasi dan peningkatan kondisi fisik.
“Secara permainan mereka cukup bagus. Vieri dan Reza tampil lumayan, tapi stamina masih belum maksimal karena baru bergabung dan kondisi belum 100 persen. Secara keseluruhan sudah cukup baik,” katanya.
Pada laga tersebut, PSPS Pekanbaru sebenarnya memulai pertandingan dengan baik. Tim tamu unggul lebih dulu pada menit ke-21 lewat eksekusi penalti Ilham Fathoni. Namun keunggulan itu hanya bertahan lima menit setelah striker Sumsel United, Juninho Cabral, mencetak gol penyeimbang pada menit ke-26.
PSPS kembali memimpin setelah Vieri Donny mencetak gol perdananya bersama Askar Bertuah memanfaatkan umpan Ilham Fathoni. Skor 2-1 untuk PSPS bertahan hingga Sumsel United harus bermain dengan 10 orang setelah kapten tim Samsul Hidayat menerima kartu kuning kedua.
Memasuki babak kedua, PSPS Pekanbaru justru lengah meski unggul jumlah pemain. Situasi tersebut dimanfaatkan Sumsel United untuk bangkit. Kahar Muzakkar berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-52.
Sumsel United yang tampil lebih percaya diri terus menekan hingga akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Dall’Oca pada menit ke-90. Skor 3-2 pun menutup pertandingan untuk keunggulan tuan rumah.
Ke depan, Aji Santoso menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh, terutama jelang laga kandang berikutnya. Ia berharap seluruh pemain, termasuk pemain asing, dapat tampil maksimal dan membawa PSPS kembali ke jalur kemenangan.
“Evaluasi pasti kami lakukan. Pemain akan lebih lengkap dan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Pada laga kandang nanti, kemungkinan semua pemain asing sudah bisa dimainkan,” pungkas Aji.***






