Longsor dan Jalan Ambruk. Putuskan Akses Talu–Sinuruik, Harga Sembako dan BBM Melonjak

Nasional94 Dilihat

Pasaman Barat, Beninginfo.com
Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, selama dua minggu terakhir membawa dampak serius bagi warga di Nagari Talu dan Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau.

Dari pantauan Beninginfo.com  di lapangan Hujan tanpa henti mengakibatkan longsor di banyak titik, memutus akses jalan serta menyebabkan listrik padam dan sinyal komunikasi hilang. Beberapa ruas jalan utama, termasuk jalur Simpang Empat–Talu dan Panti–Talu, putus total sehingga menghambat masuknya kebutuhan pokok. Akibatnya, harga sembako Melambung dan BBM yang sebelumnya Rp12.000 per liter melonjak menjadi Rp20.000 per liter, gas elpiji 3 kg menjadi 40.000 per tabung

Bencana ini tak hanya menimbulkan kerusakan material, namun juga merenggut korban jiwa. Longsor di Bukit Kampung Batang Tinggam, Nagari Sinuruik, dilaporkan menyebabkan sekitar enam warga kehilangan nyawa. Warga lainnya memilih mengungsi ke tempat aman maupun ke rumah keluarga.

Meski kondisi berat, semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat sangat terasa. Warga saling membantu mengevakuasi korban, menyediakan makanan, hingga membuka rumah sebagai tempat pengungsian.

Wali Nagari Sinuruik, Frianton, bersama Sekretaris Nagari, Dasril B, menyampaikan bahwa pihak nagari terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten. Pendataan korban, penyaluran bantuan darurat, serta pembukaan akses jalan menjadi prioritas saat ini.

“Yang penting sekarang keselamatan warga dulu. Kami terus upayakan bantuan bisa masuk dan akses segera dibuka,” ujar Fridon.

Harapan besar tertuju pada membaiknya cuaca dan percepatan penanganan sehingga warga dapat segera beraktivitas kembali.***  Jejeng