PLTP Bonjol Buka Ribuan Lapangan Kerja, Terima Kasih Bupati Sabar AS

Regional160 Dilihat

PASAMAN , BENINGINFO.COM - Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Bonjol bukan hanya mencatat sejarah sebagai investasi energi terbarukan pertama di Pasaman, tetapi juga membuka harapan baru. Yakni lapangan kerja yang luas bagi masyarakat.

Ir Ulul Azmi, insinyur muda yang menjabat sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Provinsi Riau dan merupakan putra asli Pasaman menilai proyek PLTP Bonjol merupakan momentum besar yang akan membawa perubahan nyata bagi daerah.

"Ini bukan sekadar proyek energi, ini adalah perubahan peradaban. Hadirnya PLTP Bonjol berarti terciptanya ribuan lapangan kerja, transfer teknologi, dan membuka masa depan baru untuk Pasaman. Sebagai putra daerah dan insinyur, saya sangat bangga melihat tanah kelahiran saya maju di bidang energi bersih," ujar Ir Ulul Azmi, Sabtu (5/4/2025).

Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja dalam proyek ini mencakup berbagai tahapan strategis. Mulai dari eksplorasi dan survei sumber panas bumi, konstruksi infrastruktur dan instalasi sistem teknologi, hingga operasional dan pemeliharaan pembangkit.

Ribuan kesempatan kerja terbuka untuk berbagai bidang seperti teknisi sipil, mekanikal, elektrikal, operator alat berat, tenaga administrasi, hingga sektor pendukung seperti logistik, katering, transportasi, keamanan, dan penyedia jasa lokal.

"Proyek ini tidak hanya dirasakan oleh pekerja di lapangan, tetapi juga oleh UMKM, sektor jasa, dan ekonomi masyarakat sekitar. Ini adalah pergerakan ekonomi yang menyeluruh," tambahnya.

Ir Ulul Azmi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Pasaman, Sabar AS atas keberanian, ketegasan, dan visinya dalam membuka peluang besar ini.

"Terima kasih kepada Bupati Sabar AS yang membuka peluang kerja tetapi juga membuka jalan masa depan untuk generasi Pasaman. Ini adalah warisan besar yang akan terus dikenang masyarakat," sebutnya.

PLTP Bonjol diproyeksikan menjadi tonggak baru pengembangan energi bersih di Sumatera Barat.

Selain menghasilkan listrik dari sumber ramah lingkungan, proyek ini akan menggerakkan perekonomian daerah secara menyeluruh dan memperkuat posisi Pasaman dalam peta nasional energi terbarukan.

“Dengan langkah besar ini, Pasaman membuktikan bahwa energi bersih dan kesejahteraan rakyat dapat tumbuh bersama,” tutupnya. (Rls)