BENINGINFO.COM , KUANSING – Fakta mengejutkan sekaligus mencemaskan muncul dari penertiban wanita penghibur di Desa Sumber Datar, Kecamatan Singingi, Jumat (4/9/2026).
Tiga dari 11 wanita yang diamankan positif mengidap penyakit menular seksual (sifilis).
Fakta ini terungkap dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kuansing terhadap 11 orang wanita penghibur yang diamankan.
Bahkan diantara tiga orang wanita penghibur itu, satu di antaranya masih anak di bawah umur.
“Jadi setelah kita lakukan pemeriksaan terhadap 11 orang wanita penghibur hasil jaringan di Desa Sumber Datar itu, ada tiga yang positif mengidap penyakit menular seksual sifilis. Ini berbahaya dan akan menjadi HIV kalau tidak di tangani kontinu,” ungkap Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kuansing, Helma Muliani, Senin (7/9/2026).
Ia menyebutkan, ketiga wanita penghibur yang positif sifilis berinisial MD (20), FZ (19) dan AR (16).
Ketiga wanita penghibur itu dilakukan pemeriksaan lanjutan di puskesmas dan diminta rutin melakukan kontrol pengobatan.
Usai penanganan di puskesmas, ketiganya dipulangkan ke tempat asalnya dan diminta tidak kembali lagi ke Kuansing.
“Ini adalah dampak hubungan seks bebas. Dan kami mengingatkan agar hindari hubungan seks bebas dengan wanita lain yang bukan pasangan sah,” kata Helma.
Satpol PP-PKP Kuansing mengamankan 11 orang wanita penghibur atau Lady Companion (LC) dalam razia penyakit masyarakat (pekat) di Desa Sumber Datar, Kecamatan Singingi, pada Jumat malam. (Ivo)
















