Presiden Prabowo Akan Dirikan Bank Emas Pertama di Indonesia

Bisnis, Nasional90 Dilihat

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3348470254978229"
crossorigin="anonymous"></script>

Jakarta, Beninginfo.com - Presiden Prabowo Subianto akan mendirikan bank emas atau bullion bank. Menurut presiden, Indonesia selama ini belum memiliki fasilitas penyimpanan emas, sehingga banyak emas dari dalam negeri justru mengalir ke luar negeri.

Rencananya pembentukan Bank Emas, yang akan diresmikan pada 26 Februari 2025 mendatang dengan  tujuan utamanya adalah mengoptimalkan pemanfaatan cadangan emas nasional agar tidak terus mengalir ke luar negeri tanpa pengelolaan yang maksimal di dalam negeri.

"Selama ini kita tidak punya bank untuk emas. Tidak ada di Indonesia. Jadi emas kita banyak ditambang dan mengalir ke luar negeri," kata Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 17 Februari 2025 se[erti dikutip pada laman Kesbangpol RI

Bank emas akan diluncurkan pada 26 Februari 2025 mendatang ujar Presiden Prabowo

"Insya Allah kami akan resmikan tanggal 26 Februari," kata dia.

Konsep bank emas telah berhasil diterapkan di beberapa negara, seperti Turki dan Malaysia. Di kedua negara tersebut, emas dianggap sebagai instrumen investasi dan aset pelindung yang memiliki tingkat kepercayaan tinggi di masyarakat.

Misalnya di Turki, bank emas telah berkembang pesat sebagai bagian dari upaya diversifikasi sistem keuangan. Bank-bank di negara tersebut memungkinkan masyarakat menyimpan emas dalam bentuk fisik yang dikonversi ke dalam rekening emas digital. Beberapa bank seperti Kuveyt Türk dan Türkiye Bankas menyediakan layanan berupa akun emas, transfer emas elektronik, serta deposito emas yang didukung oleh emas fisik yang disimpan dengan aman.

Sementara di Malaysia, bank-bank besar seperti Maybank, CIMB, dan Public Bank menawarkan akun investasi emas yang memudahkan nasabah dalam membeli dan menjual emas secara digital. Penerapan konsep bank emas di Malaysia mendapat dukungan penuh dari pemerintah melalui regulasi yang jelas serta sosialisasi yang luas. Selain itu, bank emas di negara tersebut juga terintegrasi dengan sistem keuangan syariah (red)