Pisah Sambut Waka Polda Riau, Brigjen Hengki Haryadi Tegaskan Perang Terhadap Narkoba

Daerah, Hukrim, Riau27 Dilihat

Pekanbaru,Beninginfo.com – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, didampingi Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, menghadiri acara pisah sambut jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau yang digelar di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (14/1/2026) malam.

Kegiatan pisah sambut tersebut menandai serah terima jabatan dari Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo kepada Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi, serta pergantian sejumlah pejabat utama (PJU) dan Kapolres di lingkungan Polda Riau. Momentum ini menjadi bagian dari estafet kepemimpinan untuk memperkuat stabilitas keamanan di Bumi Lancang Kuning.

Dalam sambutannya, Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr Hengki Haryadi menegaskan komitmennya untuk memperkuat penegakan disiplin internal, khususnya dalam pemberantasan narkoba di tubuh kepolisian.

Ia mengungkapkan, sejak hari pertama bertugas di Riau, dirinya langsung dihadapkan pada laporan serius terkait keterlibatan anggota dalam kasus narkoba.

“Hari pertama saya bertugas sudah mendapat laporan ada anggota yang terlibat narkoba. Ini tidak boleh terjadi karena dampaknya sangat fatal,” tegas Hengki.

Menurutnya, keterlibatan aparat dalam narkoba tidak hanya merusak citra institusi, tetapi juga menggerogoti kepercayaan publik yang selama ini dibangun dengan susah payah. Oleh karena itu, ia menegaskan tidak akan ada toleransi terhadap pelanggaran berat yang mencederai marwah Polri.

Ke depan, Hengki menyatakan akan menerapkan pola kepemimpinan situasional dalam membina anggota. Pendekatan tersebut dilakukan dengan tetap mengedepankan ketegasan dan pembinaan secara seimbang.

“Saya akan menerapkan kepemimpinan situasional. Ada saatnya kita merangkul, ada saatnya juga bertindak tegas,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum bertugas di Riau, dirinya telah mempelajari karakteristik wilayah ini yang memiliki tantangan besar, khususnya terkait kejahatan transnasional. Riau disebut sebagai salah satu daerah strategis yang rawan terhadap tindak pidana perdagangan orang dan peredaran narkoba lintas negara.

“Kejahatan transnasional salah satunya berupaya merekrut aparat untuk membantu kejahatan mereka. Ini yang harus kita waspadai bersama,” jelasnya.

Atas dasar itu, Hengki menegaskan agar tidak ada keraguan dalam mengambil tindakan tegas terhadap anggota yang terbukti melanggar hukum, termasuk pemecatan.

“Kalau ada anggota yang terlibat narkoba dan kejahatan berat lainnya, jangan ragu untuk mengambil tindakan tegas. Jangan ada rasa sungkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah tegas tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi Presiden Republik Indonesia, Kapolri, serta Polda Riau dalam membangun institusi penegak hukum yang bersih dan berintegritas.

Lebih lanjut, Wakapolda Riau juga menyatakan komitmennya untuk bekerja solid bersama Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan. Soliditas internal dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Sebagai Wakapolda, saya siap mendukung penuh Kapolda. Tidak ada dua nahkoda, semuanya demi tercapainya visi dan misi Polda Riau,” pungkasnya.***(MC)