PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu

Bisnis, Riau84 Dilihat

Pekanbaru,Beninginfo.com – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi kelompok penyandang disabilitas.

Melalui Program Pemberdayaan Komunitas Penyandang Disabilitas Pertamina (Pemko Pesmina), PHR menggelar Pelatihan Laundry Sepatu yang diikuti puluhan peserta disabilitas di UPT Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Daksa, Dinas Sosial Provinsi Riau, Kamis (31/10/2025).

Pelatihan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Suasana pelatihan tampak penuh semangat, di mana para peserta dengan tekun mempraktikkan teknik mencuci sepatu secara profesional, mulai dari penggunaan alat, cairan pembersih, hingga perawatan sepatu agar tetap aman dan tidak rusak.

Bagi Ahmad Efendi dan Erik, dua peserta pelatihan, kegiatan ini menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi. Mereka menilai keterampilan laundry sepatu memiliki prospek usaha yang menjanjikan karena masih minim pesaing di lingkungan tempat tinggal mereka.

“Saya berterima kasih kepada PHR. Ilmu ini sangat bermanfaat dan bisa menjadi sumber pendapatan baru. Usaha laundry sepatu belum banyak, jadi peluangnya cukup besar,” ujar Ahmad.

Hal senada disampaikan Erik. Ia mengaku materi yang diberikan mudah dipahami dan langsung dipraktikkan. “Saya jadi tahu teknik mencuci sepatu yang benar, cara menggunakan alat, dan bagaimana merawat sepatu pelanggan. Ini bisa menjadi modal usaha ke depan,” ungkapnya.

Pelatihan laundry sepatu ini merupakan bagian dari pilar ekonomi Pemko Pesmina, yang dirancang untuk membangun ekosistem penyandang disabilitas yang mandiri dan inklusif secara sosial maupun ekonomi. Melalui program ini, PHR berupaya memberikan keterampilan yang aplikatif sekaligus meningkatkan rasa percaya diri para peserta agar mampu bersaing di dunia usaha.

Selain pelatihan laundry sepatu, PHR Zona Rokan juga telah melaksanakan berbagai program inklusif lainnya, seperti pelatihan kewirausahaan, barista, bakery dan pastry, pelatihan content creator, hingga dukungan infrastruktur berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Melati Rumbai.

“Program Pemko Pesmina merupakan bukti kepedulian PHR terhadap teman-teman disabilitas di sekitar wilayah operasi. Melalui pelatihan ini, kami berharap dapat mendorong peningkatan ekonomi bagi rekan-rekan disabilitas. Untuk pelatihan laundry sepatu ini, total peserta berjumlah 30 orang,” ujar CID Manager Regional 1 PHR, Iwan Ridwan Faizal.

Melalui berbagai program pemberdayaan tersebut, PHR menegaskan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berdaya secara ekonomi. Dengan keterampilan yang tepat, kelompok disabilitas diharapkan mampu membangun usaha mandiri dan menciptakan ekosistem sosial-ekonomi yang inklusif.

Lewat pelatihan ini pula, PHR berharap dapat terus memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah operasi Zona Rokan, sekaligus mendukung terciptanya kemandirian dan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas di Provinsi Riau.***(rls)