Sekda Riau Minta Daerah Sigap Kendalikan Harga Jelang Ramadan

Daerah, Riau156 Dilihat

Pekanbaru,Beninginfo.com - Pemerintah Provinsi Riau menekankan pentingnya respons cepat dan koordinasi yang solid dari pemerintah kabupaten/kota dalam mengantisipasi potensi gejolak harga kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadan. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang digelar secara virtual dari Ruang Command Center (RCC) Menara Lancang Kuning, Selasa (13/1/2026). Rapat ini merupakan bagian dari kesiapan Pemprov Riau menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan.

Syahrial Abdi meminta seluruh daerah lebih peka terhadap dinamika harga di pasar dan segera mengambil langkah antisipatif apabila muncul indikasi kenaikan, khususnya pada komoditas strategis dan kebutuhan pokok.

“Pengendalian inflasi tidak bisa ditunda. Daerah harus responsif melihat perkembangan harga di lapangan dan segera bergerak jika ada potensi kenaikan,” ujarnya.

Menurutnya, lonjakan permintaan bahan pokok menjelang Ramadan merupakan pola yang berulang setiap tahun dan harus diantisipasi sejak dini. Kesiapan menjaga ketersediaan pasokan serta kelancaran distribusi menjadi faktor penentu dalam menjaga stabilitas harga.

“Jangan menunggu harga naik baru bertindak. Pencegahan harus dilakukan lebih awal agar gejolak harga bisa ditekan dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.

Ia juga menekankan peran strategis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) agar aktif melakukan pemantauan dan evaluasi berkala. TPID diminta tidak hanya berfokus pada data, tetapi memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berdampak di lapangan.

Selain itu, pemerintah kabupaten/kota didorong memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan instansi teknis dan pelaku usaha, guna menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pokok.

“Kolaborasi antardaerah sangat penting. Dengan sinergi yang kuat, inflasi dapat dikendalikan dan stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Asep Riyadi, menyampaikan bahwa kondisi inflasi di Riau saat ini masih relatif terkendali. Namun, ia mengingatkan adanya potensi tekanan harga pada sejumlah komoditas pangan menjelang Ramadan.

“Permintaan bahan makanan biasanya meningkat pada periode tertentu. Karena itu, perlu kewaspadaan dan langkah antisipatif agar keseimbangan pasokan dan permintaan tetap terjaga,” ujarnya.

Asep menambahkan, BPS Provinsi Riau akan terus mendukung upaya pengendalian inflasi dengan menyediakan data yang akurat dan terkini sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah daerah.***